Kadis Kominfosantik Turut Mendampingi Gubernur Sulteng Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Sigi

Facebook
Twitter
LinkedIn

Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, bersama unsur Forkopimda dan jajaran terkait, meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di lima desa wilayah Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Rabu (17/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur turut didampingi Kapolda Sulawesi Tengah, Pangdam XIII/Merdeka, Danlanal Palu, perwakilan BNPB RI, Bupati Sigi, Wakil Bupati Sigi, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, serta para relawan kebencanaan.

Selain melakukan peninjauan lapangan, rombongan juga menggelar rapat bersama para kepala desa untuk mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak bencana.

Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan bahwa hasil pertemuan dengan para kepala desa menunjukkan sejumlah kebutuhan prioritas yang harus segera dipenuhi untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan warga.

“Kami baru saja rapat dengan seluruh kepala desa. Masyarakat menyampaikan kebutuhan utama mereka adalah tenda karena masih takut tinggal di dalam rumah. Selain itu, mereka membutuhkan air minum bersih karena sumber air tertutup longsor, serta obat-obatan dan selimut untuk anak-anak,” ujar Gubernur.

Menindaklanjuti kebutuhan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bergerak cepat menyiapkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak.

“Insya Allah sore ini seluruh kebutuhan darurat akan kami siapkan. Tahap awal yang paling penting adalah menyelamatkan masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” tegas Anwar Hafid.

Sebagai bentuk respons cepat tanggap, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menyalurkan sebanyak 550 unit tenda terpal, jumlah yang bahkan melebihi kebutuhan saat ini sebagai langkah antisipasi apabila terjadi perkembangan situasi di lapangan. Selain itu, bantuan berupa selimut dan tenda portable juga akan segera didistribusikan kepada warga.

Tidak hanya itu, sekitar 650 paket sembako turut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 550 kepala keluarga mengalami dampak pada tempat tinggal mereka akibat gempa yang terjadi.

Gubernur juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, namun tidak perlu panik dan tetap mengikuti arahan dari pemerintah serta petugas kebencanaan yang bertugas di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama, menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan informasi kebencanaan tersampaikan secara cepat, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat.

“Kehadiran pemerintah di lokasi terdampak merupakan bentuk komitmen untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal. Kami juga terus mengoptimalkan penyebarluasan informasi resmi kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap memperoleh perkembangan situasi secara akurat dan terpercaya,” ujar Wahyu Agus Pratama.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi serta proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan baik.

Sumber: PPID Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *