Palu – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Asma Ul Husnasyah, secara resmi membuka kegiatan Fasilitasi Organisasi Profesi ASN Tahun 2026 yang digelar di Aula BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan narasumber dari PT Taspen (Persero) Cabang Palu, pejabat manajerial dan nonmanajerial lingkup BKD Provinsi Sulawesi Tengah, serta para ASN peserta kegiatan.
Dalam sambutannya, Kepala BKD Provinsi Sulteng, Sitti Asma Ul Husnasyah, menegaskan bahwa salah satu tugas dan fungsi BKD adalah memfasilitasi organisasi maupun instansi yang memiliki keterkaitan dengan profesi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Selama ini banyak ASN yang hanya mengenal Korpri sebagai organisasi yang berkaitan dengan ASN. Padahal, masih banyak organisasi maupun instansi lain yang memiliki hubungan langsung maupun tidak langsung dengan profesi ASN,” ujarnya.

Ia menjelaskan, organisasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan ASN di antaranya PT Taspen (Persero) yang menangani jaminan hari tua dan pensiun, BPJS Kesehatan untuk layanan jaminan kesehatan, serta Tapera yang berkaitan dengan fasilitasi perumahan ASN.
Selain itu, terdapat pula organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), dan organisasi profesi lainnya yang memiliki hubungan pembinaan profesi sesuai regulasi masing-masing.
“Sementara organisasi yang bersifat tidak langsung lebih bersifat pilihan atau opsional bagi ASN, seperti perbankan, pengembang perumahan, perusahaan asuransi, hingga lembaga pendidikan dan perguruan tinggi,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh organisasi tersebut memiliki program layanan maupun produk yang penting diketahui oleh ASN sehingga BKD hadir untuk memfasilitasi penyebarluasan informasi tersebut melalui kegiatan edukatif dan sosialisasi.
“Kami berharap materi dapat disampaikan secara gamblang dan lengkap sehingga tujuan kegiatan ini benar-benar tercapai. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Bapak Gubernur Sulawesi Tengah melalui program ‘Sulteng Nambaso’ dan ‘Berani Berintegritas’,” katanya.
Kaban BKD juga berharap para ASN yang memasuki masa pensiun nantinya dapat menerima hak pensiun secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, khususnya PT Taspen (Persero) Cabang Palu sebagai narasumber.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama dan dukungan seluruh pihak. Semoga sinergi ini terus terjalin dan semakin berkembang di masa mendatang,” tutupnya.
Pada kegiatan tersebut, materi utama disampaikan oleh PT Taspen (Persero) Cabang Palu terkait layanan ketaspenan, khususnya hak-hak ASN menjelang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP).
Materi yang diberikan mencakup proses pengajuan pensiun, persyaratan administrasi, mekanisme pencairan dana pensiun, hingga edukasi mengenai pencegahan praktik penipuan yang kerap menyasar para pensiunan.
Sumber : PPID BKD Provinsi Sulawesi Tengah
