Wakili Gubernur, Kaban BKD Sulteng Lepas Kafilah MTQ Kopri Nasional, Tegaskan Nilai Al-Qur’an Perkuat Integritas ASN

Facebook
Twitter
LinkedIn

Palu – Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Asma Ul Husnasyah, secara resmi melepas Kafilah Sulawesi Tengah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (21/8/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Sitti Asma Ul Husnasyah membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah yang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh anggota kafilah yang akan membawa nama daerah pada ajang nasional tersebut.

 

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kafilah Sulawesi Tengah yang akan berlaga pada MTQ KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026. Saudara-saudari adalah duta yang membawa nama baik sekaligus wajah Sulawesi Tengah. Jadikan ajang ini sebagai ruang mempererat silaturahmi dan jendela untuk belajar bagaimana daerah lain membangun aparatur sipil negara yang religius dan profesional melalui nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Sitti Asma saat membacakan sambutan Gubernur.

 

Gubernur juga menegaskan bahwa keikutsertaan Kafilah Sulawesi Tengah pada MTQ KORPRI Nasional memiliki keterkaitan erat dengan salah satu pilar Program BERANI Berkah, yakni Sulteng Mengaji, sebagai upaya membangun masyarakat yang mencintai Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter aparatur yang berintegritas.

“MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi momentum untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan dan pengabdian ASN. Hal ini sejalan dengan Program BERANI Berkah melalui Sulteng Mengaji yang bertujuan melahirkan masyarakat dan aparatur yang berakhlak mulia,” lanjutnya.

 

Dalam sambutannya, Gubernur juga mengaitkan konsep tartil dalam membaca Al-Qur’an dengan etos kerja aparatur sipil negara. Menurutnya, ketelitian dalam menjaga hukum bacaan dan artikulasi huruf harus menjadi karakter yang melekat dalam menjalankan tugas pemerintahan.

 

“Prinsip tartil mengajarkan ketelitian, kecermatan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai itulah yang harus terserap ke dalam diri setiap ASN, sehingga mereka menjadi pribadi yang amanah dalam mengemban jabatan, cermat mengelola anggaran, adil dalam menyusun kebijakan, serta ikhlas melayani masyarakat,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, Gubernur berharap nilai-nilai Al-Qur’an mampu membentuk ASN yang tidak hanya mahir membaca kitab suci, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat.

 

“Pada akhirnya, ASN bukan hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga pandai membaca kebutuhan masyarakat. Inilah yang kami harapkan dapat melahirkan ASN BerAKHLAK, yaitu aparatur yang berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” ungkapnya.

 

Menutup sambutan, Gubernur memberikan motivasi kepada seluruh anggota kafilah agar tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Sulawesi Tengah.

 

“Jagalah kesehatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan. Berangkatlah dengan penuh percaya diri, jangan pernah merasa kecil di hadapan siapa pun. Tunjukkan kemampuan terbaik, raih prestasi, dan pulanglah membawa kebanggaan serta inspirasi bagi Sulawesi Tengah,” pesannya.

 

Keikutsertaan Kafilah Sulawesi Tengah pada MTQ KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi media memperkuat karakter ASN yang profesional, religius, dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Sumber : PPID Pelaksana BKD Provinsi Sulteng

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *