Beredar Informasi Mengatasnamakan Gubernur Sulteng, Pesan Permintaan Data Rekening Dipastikan Hoaks

Facebook
Twitter
LinkedIn

Palu–Masyarakat Sulawesi Tengah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beredarnya pesan berantai yang mengatasnamakan Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid. Pesan tersebut mengklaim penerima termasuk dalam “10 orang tercepat yang dihubungi” dan meminta pengiriman data pribadi berupa nama rekening, nomor rekening, nama bank, serta identitas lainnya dengan iming-iming hadiah atau status pemenang.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah Wahyu Agus Pratama, menyampaikan bahwa informasi tersebut tidak benar (hoaks) dan bukan berasal dari Gubernur Sulawesi Tengah maupun instansi resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah tanpa sumber yang jelas.

“Masyarakat diminta untuk tidak menanggapi ataupun memberikan data pribadi, data perbankan, maupun informasi penting lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya. Pesan yang beredar tersebut merupakan informasi palsu atau hoaks yang berpotensi disalahgunakan untuk tindak penipuan,” tegas Kadis Kominfosantik Wahyu Agus Pratama, diruang kerjanya, pada Senin, (8/6/2026)

Wahyu, juga menjelaskan pesan yang beredar juga menggunakan nama Gubernur Sulawesi Tengah untuk membangun kepercayaan penerima. Modus seperti ini kerap digunakan oleh pelaku kejahatan siber guna memperoleh data pribadi dan informasi perbankan korban.

Untuk itu, pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait program pemerintah, bantuan sosial, hadiah, maupun kegiatan pemerintahan hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi pemerintah dan media terpercaya.

“Apabila masyarakat menerima pesan serupa, jangan mengirimkan data apa pun, jangan mengklik tautan yang mencurigakan, dan segera lakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah. Mari bersama-sama melawan penyebaran hoaks dan menjaga keamanan data pribadi,” tambahnya.

Kadis kominfosantik mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menyaring informasi serta menerapkan prinsip saring sebelum sharing guna mencegah penyebaran informasi palsu di ruang digital.

Sumber : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *