Jelang Idul Fitri 1447 H, Wagub Sulteng Sidak Pasar: Harga Stabil, Stok Aman

Facebook
Twitter
LinkedIn

Palu– Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Kota Palu, Selasa, (17/3/2026)

 

Sidak dilakukan di Pasar Inpres, Pasar Masomba, serta Gudang Bulog untuk memantau ketersediaan stok dan perkembangan harga bahan pokok di lapangan. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Kajati Sulteng, Kapolda Sulteng, Pangdam XIII/Merdeka, DPRD Provinsi Sulteng, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng, Kepala Perum Bulog, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan Polda Sulteng.

 

Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido menyampaikan, hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok relatif stabil meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan.

 

“Hari ini kami bersama TPID dan unsur terkait melakukan sidak. Kami menemukan beberapa komoditas seperti daging sapi naik dari Rp130 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram karena keterbatasan pasokan. Begitu juga ayam potong dari Rp70 ribu menjadi Rp80 ribu. Namun untuk beras Bulog, harganya masih terjangkau,” ujarnya.

 

Ia juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman. “Stok beras di Bulog saat ini mencapai 35 ribu ton, cukup untuk 5 hingga 6 bulan ke depan. Begitu pula minyak goreng ‘Minyak Kita’ tersedia sekitar 120 ribu liter dan diperkirakan mencukupi hingga 6 bulan ke depan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, dr. Reny menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menekan laju inflasi daerah melalui penguatan koordinasi lintas sektor.

 

Adapun harga sejumlah bahan pokok terpantau masih dalam kondisi terkendali, di antaranya bawang merah Rp43.775/kg, bawang putih Rp42.553/kg, beras medium Rp13.861/kg, beras premium Rp15.430/kg, cabai rawit merah Rp60.633/kg, daging ayam ras Rp35.350/kg, serta minyak goreng “Minyak Kita” Rp16.390/liter.

 

Menutup kunjungannya, Wakil Gubernur mengimbau seluruh unsur TPID untuk terus memperkuat koordinasi dan pemantauan harga secara berkala.

 

“Kami berharap TPID bersama OPD terkait tetap aktif melakukan monitoring dan analisis harga, sehingga potensi inflasi dapat diantisipasi lebih awal,” pungkasnya.

 

Sumber: PPID Utama / Humas Pemprov Sulteng

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *