Tingkatkan Kapasitas Produk dan Kematangan Skor Inovasi, Brida Sulteng Bimbing Inovator Lomba Inovasi Usulan Masyarakat

Facebook
Twitter
LinkedIn

Palu – Upaya mendorong peningkatan kapasitas produk inovasi dan kematangan skor inovasi, Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) tahap 1 kepada inovator lomba inovasi usulan masyarakat, yang diselenggarakan di Aula Nagaya Brida. Kamis (5/03/2026).

 

Dikesempatan tersebut Hasim R, selaku Kepala Bidang Riset, Inovasi dan Teknologi menyebutkan bahwa bimbingan teknis ini akan dilakukan sebanyak 2 kali, dimana pada masing-masing pertemuan akan membahas beberapa poin penting guna meningkatkan skor kematangan inovasi yang dilaporkan.

 

Dalam bimtek tahap 1 tersebut, ia juga menjelaskan beberapa poin penting yang harus dipenuhi oleh para inovator seperti alat kerja, bimtek inovasi, sosialisasi inovasi, pedoman teknis, kemudahan informasi layanan, kemudahan proses inovasi, layanan pengaduan, kecepatan penciptaan inovasi, monitoring dan evaluasi (Monev), serta kualitas inovasi atau video.

 

Selanjutnya, ia menekankan bahwa inovasi yang dilombakan harus sudah dalam tahap penerapan dan bukan lagi uji coba. Tidak hanya itu, para inovator juga perlu melakukan bimtek terkait inovasi yang dilaporkan dengan melampirkan bukti dokumentasi yang nantinya kegiatan tersebut disosialisasikan melalui media sosial.

 

Dalam pemenuhan indikator ini juga, innovator diharuskan membuat pedoman teknis baik dalam bentuk video maupun manual book. Selain mencantumkan kemudahan proses inovasi, inovator juga perlu memberikan layanan pengaduan yang meliputi keluhan, kritik konstruktif, saran, dan pengaduan lainnya untuk meningkatkan kapasitas dari inovasi tersebut.

 

“Diharapkan saran serta perbaikan dari inovasi tersebut terdokumentasi sebagai bentuk laporan” ujar Hasim.

 

Selain itu terdapat beberapa indikator yang juga harus dipenuhi inovator seperti kecepatan penciptaan aplikasi, penggunaan IT, monitoring evaluasi, dan kualitas inovasi daerah yang dibuat dalam bentuk video. Adapun unsur yang harus dipenuhi dalam video tersebut yaitu latar belakang inovasi, penjaringan ide, pemilihan ide inovasi, manfaat serta dampak.

 

Diakhir pertemuan tersebut, Hasim, mengharapkan bagi para inovator untuk berperan aktif serta rutin mengingikuti desk guna memperolah kematangan inovasi sesuai yang telah ditentukan.

 

Sumber : PPID Brida Prov. Sulteng.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *