Forum Donggala Utara Temui Gubernur Sulteng

Forum Donggala Utara Temui Gubernur Sulteng

Forum Pembentukan Kabupaten Donggala Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, bertemu dengan Gubernur Rusdy Mastura di Palu, Selasa (9/8).

Hadir pada pertemuan di ruang kerja Gubernur itu Ketua Forum Pembentukan Donggala Utara (Duta) Adha Nadjemuddin didampingi Sekretaris Forum Duta Yasin Lataka, Ketua Dewan Inisiator Forum Duta Syafrudin Mahyudin dan seorang penasihat Amin Thahir.

Gubernur Rusdy Mastura mengatakan sangat mendukung pembentukan Donggala Utara dalam rangka mempercepat kemajuan daerah, memaksimalkan pelayanan pemerintahan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau daerah ini akan banyak tenaga kerja yang terserap, ekonomi kita akan cepat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera kita wujudkan,” kata Rusdy Mastura.

Gubernur mengatakan akan membantu Forum Duta agar seluruh dokumen yang dibutuhkan sebagai syarat terbentuknya sebuah daerah otonom baru segera dilengkapi seperti rekomendasi kepala daerah.

“Saya akan keluarkan rekomendasi pembentukan Donggala Utara,” katanya.

Rusdy mengatakan untuk mendukung percepatan pembangunan di kawasan Donggala Utara terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara, pemerintah provinsi akan segera membangun jalan standar nasional yang menghubungkan Tambu dan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong.

“Kita juga akan bangun pelabuhan di Tambu,” katanya.

Sementara itu Ketua Forum Duta Adha Nadjemuddin mengatakan seluruh dokumen kajian pembentukan Donggala Utara telah disusun oleh tim akademisi dari Universitas Tadulako sejak 2014.

Dokumen kajian tersebut langsung diserahkan ke Gubernur Rusdy Mastura disaksikan pengurus Forum Duta lainnya.

Adha Nadjemuddin mengatakan dari sisi kajian akademik, dukungan masyarakat melalui Badan Perwakilan Desa dan kepala desa serta peta wilayah dan rekomendasi DPRD Donggala telah terpenuhi.

Hanya saja kata dia, Forum Duta belum mengantongi rekomendasi dari bupati Donggala.

“Kami juga tidak tahu apa alasan yang mendasar sehingga bupati Donggala belum mau mengeluarkan rekomendasi persetujuan pembentukan Donggala Utara ini,” katanya.

Perjuangan Pembentukan Kabupaten Donggala Utara telah digaungkan sejak beberapa tahun lalu dan baru rampung kajian akademisnya pada 2014.

Usulan pembentukan Donggala Utara tersebut muncul karena secara geografis memiliki jarak yang cukup jauh dengan ibu kota Kabupaten Donggala di Banawa bahkan untuk menuju Banawa harus melintas di ibukota provinsi, Kota Palu.

Wilayah Donggala Utara dalam usulan tersebut terdiri dari lima kecamatan yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, Dampelas, Sojol dan Sojol Utara.

Biro Humas dan Protokol

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *