?> Komisioner Baru Diminta Menata Siaran Sulawesi Tengah
Selasa, 25 Juli 2017

Komisioner Baru Diminta Menata Siaran Sulawesi Tengah

  • PDF
lantik__KPID__4.jpg

Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si melantik 7 komisioner KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Sulawesi Tengah Periode 2016-2019 pada Selasa (27/12), bertempat di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur. Ke-7 komisioner tersebut adalah Harry Aziz, S.Sos, M.Si, Abdullah, SH, MH, Nurdiana Lembah, S.Sos, M.Si, Masbait Lesnusa, SE, Retno Ayuningtyas, S.Sos, Drs. Abdul Chair, AM, M.Si dan Ibrahim L, S.Pdi. Hadir pada pelantikan tersebut komisioner KPI Pusat Agung Suprio, S.Ip, M.Ip.

 Gubernur mengatakan masyarakat saat ini semakin kritis dan menuntut haknya akan informasi yang adil, merata dan seimbang khususnya melalui media elektronik, televisi dan radio."Saya minta kiranya saudara-saudara lebih jeli melihat siaran-siaran yang dihadirkan," pinta gubernur.

Lebih lanjut gubernur menekankan KPID Sulteng mesti mengawasi konten yang disiarkan pengusaha TV kabel jangan sampai menyiarkan konten yang tidak sesuai dengan budaya dan adat istiadat bangsa. "mana yang pantas ditonton dan yang tidak pantas ditonton oleh masyarakat dan generasi kita," imbuhnya.
Jika ditemukan maka gubernur minta KPID melakukan tindakan tegas pada pelanggarnya. "Agar masyarakat dan generasi muda kita terlindungi dari bahaya informasi melalui siaran radio maupun TV," tandas gubernur supaya KPID menjadi lembaga terbaik dalam menata siaran di Sulteng.
Sementara itu, Agung Suprio menekankan pentingnya eksistensi komisi penyiaran dalam menjaga kualitas lembaga penyiaran. Ia mengatakan media penyiaran ibarat sekeping uang logam yang punya sisi positif dan negatif. "Media penyiaran punya fungsi menciptakan integrasi bangsa tanpanya mungkin perasaan nasionalisme akan berkurang,"bebernya. Sedang negatifnya, siaran dapat dijadikan media proxy war untuk propaganda yang merugikan. "Olehnya tanpa KPI, lembaga penyiaran akan jadi sangat liberal," seru Agung.

Setelah prosesi pelantikan, komisoner KPID Sulteng periode sebelumnya (2013-2016) Andi Madukeleng menyerahkan memoar kepada perwakilan komisoner baru Abdul Chair. "Saran dan ide dari saudara masih dibutuhkan demi kebersamaan kita dalam membangun ketertiban dan kedisiplinan penyiaran," singkat gubernur berpesan pada mantan komisioner sebelumnya supaya tetap menjaga komunikasi dan silaturahmi. (Berita & Foto : Harold Humasprov)

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 27 Desember 2016 03:57

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday8206
mod_vvisit_counterYesterday10165
mod_vvisit_counterThis week38352
mod_vvisit_counterLast week78724
mod_vvisit_counterThis month249353
mod_vvisit_counterLast month380204
mod_vvisit_counterAll days9926029

We have: 75 guests, 35 bots online
Your IP: 54.161.92.49
 , 
Today: Jul 25, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id