?> Sulteng Sangat Diminati Investor
Senin, 20 November 2017

Sulteng Sangat Diminati Investor

  • PDF

rakor_modal_2.jpg

Peningkatan pelayanan perizinan dalam hal kemudahan pengurusan izin investasi menjadi prioritas pemerintah Jokowi-JK yang ditargetkan bisa selesai maksimal 15 hari kerja. Ini ditekankan gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibaca Plt Sekretaris Daerah Dra. Derry B. Djanggola, M.Si saat membuka Rakor Pengendalian dan Perizinan se Sulawesi Tengah yang dirangkai dengan peluncuran SIPPADU (Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Terpadu) pada Selasa (20/12) di Hotel Swissbell Palu.

Rakor dihadiri pimpinan SKPD teknis khususnya para kepala BPMP2TSP (Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu) kabupaten/kota se Sulteng. Jadi narasumber rakor tersebut Kepala BPMP2TSP Prov. Sulteng Ir. Christina Sandra Tobondo, MT, widyaswara BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Gatot Subyargo Wijayadi dan Radityo Primayudharto, SH dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sulawesi Tengah belakangan ini menjadi satu diantara daerah yang paling banyak diminati investor. Ini terlihat dari data izin prinsip yang tercatat sebesar 92,8 T yaitu PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) sebesar 46,2 T dan PMA (Penanaman Modal Asing) sebesar 46,6 T.

Untuk capaian realisasi investasi di Sulteng hingga TW III 2016 telah mencapai Rp. 17,35 T dan telah melebihi target BKPM sebesar Rp. 14,5 T. Pencapaian tersebut tertinggi di wilayah Sulawesi dan nomor dua di Kawasan Timur Indonesia.

Lebih lanjut Plt Sekda Derry Djanggola mengatakan nilai 17,35 T berasal dari PMDN sebesar Rp. 920,5 M dan PMA sebesar Rp. 16,4 T. Adapun daerah sebaran penghasil investasi terbesar di Sulteng yaitu Kabupaten Morowali sebesar Rp. 13,8 T, Banggai Rp. 2,4 T, Morowali Utara Rp. 586,9 M, Poso Rp. 320,1 M dan Palu Rp. 80 M.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi pada seluruh aparatur penanaman modal dan pelayanan perizinan terpadu se Sulawesi Tengah,” puji gubernur lewat Plt Sekda puas atas pencapaian tersebut.

Karena itu, melanjutkan sambutan, Plt Sekda mengharapkan dukungan semua pihak baik pusat dan daerah untuk terus mendorong dan memfasilitasi iklim investasi di Sulteng. “Saya harap aparatur meningkatkan kualitas dan kapabilitas, bekerja profesional dan menghindari pungli,” tandasnya.

Di bagian lain dari sambutan, terkait peluncuran SIPPADU, gubernur berharap sistem itu dapat mengoptimalkan pengendalian dan perizinan di Sulteng sehingga bersumbangsih meningkatkan peringkat ease of doing business (kemudahan berbisnis) Indonesia dari posisi saat ini peringkat 91 hingga mencapai target, keinginan pemerintah di peringkat 40 dunia. “Dengan ini (SIPPADU) semoga investor makin mudah berinvestasi,”pungkas Plt Sekda.

Pembukaan rakor dan peluncuran SIPPADU dilakukan simbolis Plt Sekda Derry Djanggola dengan pemukulan gong. (Berita Foto : Harold Humasprov)

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 20 Desember 2016 08:23

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2776
mod_vvisit_counterYesterday7933
mod_vvisit_counterThis week10709
mod_vvisit_counterLast week79820
mod_vvisit_counterThis month216931
mod_vvisit_counterLast month354024
mod_vvisit_counterAll days11347131

We have: 76 guests, 14 bots online
Your IP: 54.80.169.119
 , 
Today: Nov 20, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id