?> 2017, UPP se Sulteng Telah Lakukan 19 Kali OTT
Sabtu, 16 Desember 2017

2017, UPP se Sulteng Telah Lakukan 19 Kali OTT

  • PDF

OTT_Saber.jpg

Berdasarkan data, UPP Provinsi dan UPP Kabupaten, telah melaksanakan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebanyak 19 kali. Adapun rinciannya yakni OTT yang dilakukan oleh UPP Provinsi sebanyak 11( sebelas)kali, OTTUPP Kabupaten Banggai sebanyak 4 (empat) kali, OTT UPPKabupaten Tolitoli sebanyak 1 (satu) kali, OTT UPP Kota Palu sebanyak 2 (dua) kali dan OTT UPP Kabupaten Donggala sebanyak 1 (satu) kali.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.
Si dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Ir. Rusdi B. Rioeh, S.Pi, MPM, MM pada acara Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Satgas Saber Pungli UPPProvinsi Sulawesi Tengah Tahun 2017, Senin, 04 Desember 2017.

Menurut Gubernur, salah satu misi pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, yakni percepatan reformasi birokrasi dan penegakan supremasi hukum, dengan misi ini pemerintah provinsi berkomitmen, agar pencegahan tindak pidana korupsi dapat lebih ditingkatkan, karena perilaku korupsi merupakan hal yang serius yang perlu mendapat penanganan secara komprehensif.

Karena, bila kita kaji pungli dalam perspektif pidana korupsi, maka pungli adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang atau pegawai negeri ataupejabat negara, dengan cara meminta pembayaran sejumlah uang yang tidak sesuai atau tidak berdasarkan peraturan yang berkaitan dengan pembayaran tersebut, sehingga pungli termasuk dalam kategori kejahatan jabatan, yang menguntungkan diri sendiri atau orang lain, menyalahgunakan kekuasaannya untuk memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu, untuk membayar atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri, sehingga hal tersebut bertentangan dengan undang-undang nomor 31 tahun 1999, yang diperbaharui dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Rapat koordinasi analisa dan evaluasi yang kita laksanakan pada hari ini sangatlah penting, ini merupakan satu dari 7 (tujuh) wewenang satgas saber pungli yang harus dilaksanakan untuk menilai sejauhmana output dan outcome yang telah dicapai, serta mengevaluasi kendala dan hambatan yang dialami, sehingga kedepan upaya pemberantasan pungli dapat kita optimalkandengan meningkatkan seluruh sumberdaya yang ada untuk mewujudkan Sulawesi Tengah bebas dan bersih dari korupsi dan pungli untuk menuju pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” sebut gubernur.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 04 Desember 2017 23:52

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday7342
mod_vvisit_counterYesterday15963
mod_vvisit_counterThis week91171
mod_vvisit_counterLast week92617
mod_vvisit_counterThis month200335
mod_vvisit_counterLast month326599
mod_vvisit_counterAll days11657134

We have: 120 guests, 5 bots online
Your IP: 54.163.209.109
 , 
Today: Des 16, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id