?> Butuh Sinergi Majukan Pariwisata
Minggu, 23 September 2018

Butuh Sinergi Majukan Pariwisata

  • PDF
forkomwisata.jpg
Palu, Usaha pengembangan pariwisata membutuhkan kerja keras serta kerjasama dari seluruh pihak, baik pemerintah, swasta dan elemen penting masyarakat lainnya. Termasuk akademisi, pemerhati. Itu demi mencapai 365 juta kunjungan wisatawan domestik dan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara yang telah ditargetkan pemerintah. 

 Disamping Sulawesi tengah yang dikenal memiliki spot destinasi wisata yang menarik seperti wisata bahari Kepulauan Togean, Kepulauan Sombori, Taman Nasional Lore Lindu, dan spot lainnya, dalam hal ini media cetak dan elektronik dibutuhkan kontribusinya untuk mengabarkan keindahan alam tersebut. 

 
Dan yang tak kalah penting objek tersebut dipersiapkan dan dikelola dengan baik, agar setelah masyarakat luas mengetahuinya dan ingin mengunjunginya, objek pariwisata tersebut mudah diakses, memberi kenyamanan serta dapat menampilkan khazanah kebudayaan lokal. Yang dikenal dengan standar (3A) yakni Akses, Selintas dan Atraksi. 
 
Penjelasan tersebut disampaikan gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten administrasi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Dr. Ir.  Bunga Elim Somba, M Sc ketika membuka Forum komunikasi kemitraan usaha pariwisata Sulawesi Tengah, Senin (8/5/2018) di aula hotel Sya Jalan Sisingamangaraja. 
 
“Keberhasilan atau majunya pariwisata tentu tidak lepas dari semua pelaku pembangunan. Termasuk peran media yang sangat strategis dalam menyebarluaskan informasi kepada masyarakat, sehingga informasi tentang kepariwisataan akan diketahui oleh masyarakat luas”, jelasnya. 
 
Asisten Elim menambahkan, perkembangan teknologi menjadi wajib dimaksimalkan pemanfaatannya guna membangun sinergi semua pihak, yang tujuan akhirnya untuk mendukung percepatan pembangunan pariwisata, wabil khusus di bumi Tadulako melalui Digital Tourism yang didalamnya menyajikan data kepariwisataan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan validitasnya. Ia mengingatkan hal ini untuk diperhatikan dengan serius agar tidak menjadi bumerang di kemudian hari karena kesalahan dalam mengelolanya. 
 
Kepala bidang pengembangan industri pariwisata Dra. Sri Miyani selalu panitia penyelenggra mengungkapkan, bahwa forum tersebut untuk memberi ruang komunikasi yang cukup bagi mitra usaha pariwisata bersama pemerintah mengembangkan industri pariwisata di daerah. Dengan komunikasi tersebut diharapkan semua pihak yang terlibat dapat mengidentifikasi potensi dan permasalahan pariwisata yang sedang juga yang akan dihadapi. Pasca gelaran event itu,  semua mitra yang dibantu oleh Tim Perumus yang terdiri dari Dr. Syuaib Djafar, Dr. Timudin dan Dr. Aisya Ambo. Merangkum yang kemudian memberi rekomendasi kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti bersama demi kemajuan pariwisata Sulawesi Tengah. 
 

“Forum ini memiliki sasaran terciptanya peluang, bersama menyatukan persepsi membangun pariwisata. Kemudian menyediakan data pendukung berbagai identifikasi masalah yang bermuara kepada kolaborasi bersama meningkatkan arus kunjungan wisatawan”, ungkapnya.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 09 May 2018 08:24

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday635
mod_vvisit_counterYesterday13155
mod_vvisit_counterThis week635
mod_vvisit_counterLast week75901
mod_vvisit_counterThis month209228
mod_vvisit_counterLast month161223
mod_vvisit_counterAll days13342808

We have: 161 guests, 9 bots online
Your IP: 54.198.23.251
 , 
Today: Sep 23, 2018
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id