?> Gubernur Ingatkan OPD Yang Kelebihan Perjalanan Dinas
Kamis, 19 April 2018

Gubernur Ingatkan OPD Yang Kelebihan Perjalanan Dinas

  • PDF
rapimTEPRA2018.jpg

Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si me-warning pimpinan OPD yang sudah over perjalanan dinas. Dikarenakan sejumlah OPD mengajukan pergeseran anggaran dalam jumlah besar jelang akhir TW I.

 Padahal gubernur sudah mewanti-wanti supaya pos perjalanan dinas diefisienkan dan bisa dipilah mana yang paling prioritas.

"Tidak boleh diladeni, (jatah perjalanan) yang sudah ada, sudah itu patokannya," seru gubernur, mengingatkan OPD yang ketahuan perjalanan dinas pejabatnya sudah lebih 10 x dalam sebulan, pada Rapat Pimpinan TEPRA (Tim Evaluasi Pengawasan dan Realisasi Anggaran) per 31 Maret 2018, di ruang Polibu, Kantor Gubernur, Senin (16/4).
Dari laporan yang disampaikan Karo Administrasi Pembangunan dan SDA, Sisliandy, S.STP, M.Si, dari target realisasi APBD per bulan maret yaitu 17 %, hanya mampu direalisasi 9,82 %. Akibatnya terjadi deviasi -7,18 %.
Dilihat dari grade realisasi capaian anggaran perangkat daerah, hanya 1 OPD yang berhasil mencapai grade biru atau realisasinya lebih dari target 17 %.
Lainnya, karo uraikan ada 9 OPD berada di grade hijau, 25 OPD di grade kuning dan 15  OPD di grade merah alias yang terbawah.
Sedang anggaran kas belanja langsung TW I yang berhasil terealisasi sebanyak 23,6 % dari total RAK (Realisasi Anggaran Kas).
Perputaran UP (Uang Persediaan) lanjut Karo, belum maksimal karena masih ada keterlambatan dalam penyusunan dan penyampaian laporan dari OPD.
Untuk lelang pengadaan barang dan jasa, dari total 287 paket, yang dikonfirmasi selesai oleh Karo baru 59 paket, 76 dalam proses dan sisanya belum.
Gubernur memaklumi bahwa pergeseran beberapa pejabat struktural baru-baru ini turut mempengaruhi hasil itu. Olehnya tiap OPD diimbau melakukan penyesuaian supaya tidak ada kegiatan yang molor dan penyerapan di bawah target.
"Saya minta perhatian betul-betul pimpinan OPD agar lebih serius, tidak boleh lagi ada alasan-alasan," ujarnya.
Tingginya deviasi bulan Maret, diharap gubernur cepat dievaluasi agar tidak terulang sebab semakin besar kekurangan maka semakin sulit mengejar realisasi. Terlebih lagi target realisasi April mencapai 27 %. 
"Bulan Mei (rapat TEPRA selanjutnya) tidak boleh deviasi sebesar ini karena batas idealnya 3 % jadi Saya minta dengan sangat ini jadi perhatian," tekan gubernur. "Tolong pimpinan OPD laksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai rencana dan target, agar (OPD) yang (grade) merah bisa dipacu," pungkasnya menambahkan.
Turut mendampingi gubernur memimpin rapat TEPRA, Sekda Drs. Moh. Hidayat, M.Si, Asisten Pemerintahan, Hukum dan Politik Ir. Faisal Mang, MM, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Dr. Ir. B. Elim Somba, M.Sc dan Asisten Administrasi Umum dan Organisasi Mulyono, SE.Ak, MM.
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 17 April 2018 03:27

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday4315
mod_vvisit_counterYesterday6630
mod_vvisit_counterThis week44769
mod_vvisit_counterLast week50898
mod_vvisit_counterThis month139279
mod_vvisit_counterLast month183579
mod_vvisit_counterAll days12569786

We have: 108 guests, 8 bots online
Your IP: 54.81.71.187
 , 
Today: Apr 19, 2018
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id