?> Gubernur Letakkan Batu Pertama Ponpes Tahfids Anwarul Qur’an
Kamis, 13 Desember 2018

Gubernur Letakkan Batu Pertama Ponpes Tahfids Anwarul Qur’an

  • PDF

batuPertamaPONPES.jpg

Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Administrasi Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir. Moh. Faizal Mang, MM meresmikan pembangunan Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an Kota Palu yang ditandai dengan peletakan batu pertama, sekaligus menyumbangkan 100 zak semen kepihak panitia, bertempat di Jl. Tanderante No. 20 Palu, Rabu, 14 Maret 2018

“Hari ini, saya merasa bahagia dapat berkumpul dengan saudara-saudara sekalian, yang terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan pendidikan agama bagi generasi Islam di daerah ini, dengan membangun sarana prasarana pendidikan agama Islam, yang hari ini ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai awal di mulainya pembangunan Gedung Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an Kota Palu, dalam rangka membangun generasi bangsa yang cerdas, berkualitas, berilmu dan bertakwa kepada Allah SWT,” ujar Gubernur.

Gubernur mengakui, Kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan swasta, terlihat semakin besar minatnya, karena pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan agama menjadi prioritas utama dan tanggungjawabbersama, sebab, pendidikan agama bukan hanya berfungsi sebagai transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi, namun lebih dari itu, dapat berfungsi sebagai proses integrasi sosial dengan masyarakat, sebagai pembinaan akhlaqul karimah yang tersosialisasi melalui fungsi pendidikan agama, agar anak-anak kita bisa mandiri dalam suasanaterjadinya keselarasan hubungan antara hubungan fertikal kepada Allah SWT, dan hubungan horizontal kepada sesama makhluk (Habluminallah Wahabluminannas).

Selain sebagai bagian dari peningkatan kecerdasan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan pesantren, juga menanamkannilai-nilai ilahiyah kepada anak-anak kita sejak dini, agar menjadi generasi Islam yang beriman, berakhlak, cerdasdan bermentalsebagai landasan membangun integritas muslim yang lebih baik dan benar, ‘Insya Allah’ keselamatan, kedamaian dan persaudaraandapat dirasakan, menuju masyarakat yang“Baldatun Tayyibatun Warabbun Ghafur”.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selalu berharap, dengan terbangunnya sekolah pendidikan agama, maka para pengelola / pengasuh maupun pendidik pondok pesantren, harus cerdas menyikapi kondisi dan realita kehidupan yang semakin modern, dengan selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga, dengan kondisi perubahan yang semakin cepat mempengaruhi generasi kita, maka saudara-saudara para pengasuh dan pendidik dituntut untuk mampu mengimbangi perubahan tersebut dengan menciptakan metode dan cara yang lebih tepat dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan ilmu-ilmu modern, seperti pengetahuan agama dan penggalian dari teknologi keterampilan umum, dengan berdasarkan pada Al-Quran dan Hadits sebagai sumber inspirasi dan perintah, maka salah satu sinyal yang diberikan Al-Qur’an yaitu : “Yarfa’illahu Laziina Amanuu Minkum Wallazina Utul Ilma Darajah”,

Artinya ; Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan dengan beberapa derajat

Oleh karena itu, dengan dibangunnya Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an Kota Palu, sebagai lembaga pengembangan ilmu pengetahuan khususnya Agama Islam, akan mampu membentuk pribadi santri menjadi seorang ahli ilmu agama, serta mampu mengamalkan ajaran agama ditengah-tengah masyarakat, karena pendidikan pesantren, adalah pusat kaderisasi insanul kamil (manusia sempurna atau manusia pembangunan).

“Kepada panitia pembangunan Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an Kota Palu, dan seluruh pengurusnya, untuk senantiasa benar-benar melaksanakan tugasnya secara tulus, jujur dan ikhlas sesuai amanah yang diberikan agar penyelesaian tepat waktu, dan kepada kita semua, mari turut ambil bagian dalam membangun lembaga pendidikan agama ini,” sebut Gubernur.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Anwarul Qur’an, H. Aliasyadi, LC, MA mengakui awal pembangunan Pondok Pesantren hanya berbekal do’a, selanjutnya Alm. Muhadi menyerahkan 1000 meter tanahnya untuk pembangunan, selanjutnya beberapa donatur menyumbangkan lahan, sehingga total lahan sudah mencapai 4000 meter

H. Aliasyadi juga tetap mengharap dukungan dari para donatur agar pembangunan pondok pesantren dapat terlaksana dengan baik, dengan tahap pertama berupa pembangunan Masjid yang terbuka untuk masyarakat umum dan akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung pondok pesantren serta bangunan lain, yang langsung mendapat tanggapan positif dari Asisten Adm. Pemerintahan Hukum berupa 100 zak semen dan salah seorang staf Humas Pemprov berupa 1 Rek Pasir. “Informasi lebih lanjut terkait pembangunan pondok pesantren dapat dihubungi di No. 081243619620,” ujar Pimpinan Ponpes. {jcomments on}

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 15 Maret 2018 03:56

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday5459
mod_vvisit_counterYesterday6004
mod_vvisit_counterThis week33360
mod_vvisit_counterLast week48208
mod_vvisit_counterThis month81568
mod_vvisit_counterLast month138128
mod_vvisit_counterAll days13873351

We have: 68 guests, 3 bots online
Your IP: 34.203.225.78
 , 
Today: Des 13, 2018
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id