?> TVRI Sulteng Apresiasi Karya Sineas Lewat FFDP 2016
Minggu, 28 May 2017

TVRI Sulteng Apresiasi Karya Sineas Lewat FFDP 2016

  • PDF
FFDP_4.jpg

TVRI Sulawesi Tengah jadi penggagas dalam membuka ruang kreativitas sineas dokumenter. Hal ini diungkapkan Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Drs. H. Hidayat Lamakarate, M.Si saat mewakili Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si di Acara Malam FFDP (Festival Film Dokumenter Palu) ke-1 Tahun 2016, Rabu (28/12) di Hotel Santika.

Hadir di acara itu, Kadis Perikanan dan Kelautan Prov. Sulteng Dr. Ir. Hasanuddin Atjo, MP, Kadis Pariwisata Kota Palu Harry Wahyudi, Budayawan Ny. Nurhayati Ponulele, dan Akademisi Nur Sangadji, Ph.D.

“Ajang ini adalah momentum menumbuhkembangkan kreativitas dan produktivitas membuat film dokumenter,” kata Hidayat, meneruskan arahan gubernur.

Lebih lanjut kata Staf Ahli Hidayat, Sulteng memiliki banyak potensi seni budaya dan pariwisata untuk dieksplorasi dan salah satu media yang strategis dengan mem-filmkannya secara dokumenter. “Saya pandang efektif dan strategis (film dokumenter) dalam mempromosikan kekayaan alam, keelokan pariwisata dan keunikan adat budaya Sulawesi Tengah secara global dan massif,” bebernya.

Oleh karena itu, dukungan TVRI Sulteng dengan kelengkapan jaringan infrastruktur penyiarannya dalam mengakomodir sinematografi dokumenter mesti dimanfaatkan insan film untuk mengkreasi dan mempromosikan karya-karyanya secara bebas dan gratis ke seluruh negeri.

Kesinambungan kolaborasi semua pihak juga diharap gubernur dapat dipertahankan sehingga karya-karya sineas lokal dapat jadi kebanggaan dan berkontribusi dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing. “Kiranya semua pihak memfasilitasi dan mengarahkan bakat-bakat film makers dokumenter Sulawesi Tengah di track yang sebenarnya,” singkat Hidayat menutup sambutan Gubernur Longki Djanggola.

Acara yang pertama dan bertepatan pula dengan HUT ke-15 TVRI Sulteng tersebut diharap dapat dihelat secara nasional tahun depan sehingga pesertanya semakin banyak. “FFDP merupakan yang pertama di Indonesia dan Sulteng adalah pelopornya,” terang Alri Pamuntjak, Kepala TVRI Sulteng selaku panitia acara.

Adapun pemenang pertama film dokumenter terbaik kategori pelajar FFDP pertama berjudul “Sejarah Masjid Kota Palu” karya Barokah production, disusul “Budidaya Udang Vaname” dan “Maliuntinuvu” masing-masing menempati runner up 1 dan 2. Untuk kategori umum pemenang pertama diraih film karya Siga Production berjudul “Maike Mempeinta Lore” disusul runner up 1 “Ranjuri Toru Nu Ngata” dan runner up 2 “Recycle Mendulang Rupiah ”

Penghargaan lain yang diikut sertakan adalah kamerawan dan editor terbaik untuk masing-masing kategori serta tak ketinggalan gelar sutradara terbaik yang masing-masing diraih Moh. Akmal untuk kategori pelajar dan Agung Muhammad untuk kategori umum. (Berita & Foto : Harold Humasprov)

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 29 Desember 2016 00:44

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday9214
mod_vvisit_counterYesterday8599
mod_vvisit_counterThis week17813
mod_vvisit_counterLast week62890
mod_vvisit_counterThis month248266
mod_vvisit_counterLast month239352
mod_vvisit_counterAll days9257597

We have: 132 guests, 24 bots online
Your IP: 23.20.147.6
 , 
Today: May 28, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id