?> Sukseskan Integrasi Jamkesda ke JKN-KIS Guna Mewujudkan Universal Health Coverage 2019
Senin, 20 Februari 2017

Sukseskan Integrasi Jamkesda ke JKN-KIS Guna Mewujudkan Universal Health Coverage 2019

  • PDF

mou_Integrasi_3.jpg

Gubernur diwakili Plt Sekda Dra. Derry B. Djanggola, M.Si menyaksikan penandatanganan MoU integrasi Jamkesda ke Program JKN-KIS (Jaringan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) pada Selasa (20/12), di Hotel Mercure Palu. Selain penandatanganan MoU, Plt Sekda juga membuka Forum Komunikasi dan Kemitraan para Pemangku Kepentingan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Hadir dalam acara itu, Kepala Regional 10 BPJS Kesehatan dr. I Made Pujayase dan bupati/wakil bupati yang melaksanakan penandatanganan MoU, diantaranya hadir Plt Bupati Banggai Kepulauan Ir. Faisal Mang, M.Si, Plt Bupati Buol Ir. H. Abd. Kawulusan, M.Si, Wakil Bupati Morowali S.U Marunduh, Wakil Bupati Tojo Unauna Admin As Lasimpala, S.Ip, Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo dan Bupati Sigi Moh. Irwan Lapata, S.Sos, M.Si.

Berdasarkan paparan Kepala Regional 10, dari 514 pemerintah kabupaten/kota se Indonesia baru 378 diantaranya yang sudah berintegrasi ke program JKN-KIS. Untuk Sulawesi Tengah sendiri dari 13 kabupaten/kota baru 8 yang berintegrasi.

Olehnya itu, Gubernur Longki Djanggola dalam sambutan tertulis yang dibaca Plt Sekda, mengimbau supaya bupati yang lain segera mengintegrasikan Jamkesda ke Program JKN-KIS sebab hal itu adalah bagian strategi nasional yang sejalan dengan Nawacita, meningkatkan kualitas manusia Indonesia melalui pelayanan kesehatan.

“(Integrasi Jamkesda ke JKN-KIS ) Ini wujud aktualisasi komitmen pemerintah untuk terus menerus memberikan akses pelayanan kesehatan yang semakin meningkat, adil dan merata kepada masyarakat sulawesi tengah,” kata Plt Sekda.

Di sisi lain dengan dibukanya forum komunikasi dan kemitraan pemangku kepentingan, diharapkan gubernur dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergitas seluruh pihak dalam menyukseskan JKN-KIS untuk mencapai universal health coverage dalam melindungi kesehatan seluruh penduduk Indonesia per 1 Januari 2019.

Di Sulteng sendiri sampai saat ini sebanyak 63,68 % atau lebih kurang 1,8 juta warga yang sudah terdaftar dalam layanan BPJS Kesehatan. “Saya menaruh harapan setelah integrasi ini supaya forum komunikasi dan kemitraan untuk menindaklanjutinya dengan melakukan sosialisasi dan edukasinya, memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi masyarakat yang belum ter-cover JKN-KIS,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala regional 10 BPJS Kesehatan menganugerahkan JKN award kepada pemerintah kabupaten/kota yang berhasil meningkatkan jumlah kepesertaaan BPJS kesehatan di wilayahnya. Berdasarkan pemeringkatan Pemkab Banggai menempati posisi 3, lalu Pemkot Palu di posisi 2 dan di posisi 1 ditempati Pemkab Banggai Kepulauan. Award peringkat 1 diserahkan oleh Plt Sekda Derry Djanggola dan diterima Plt Bupati Bangkep Faisal Mang.

Penandatanganan MoU juga disusul dengan MoU BPJS Kesehatan dan 18 rumah sakit negeri dan swasta yang ada di Sulteng, diantaranya dengan RS bersalin CareShe, RS Samaritan, RS Islam Alkhairaat, RS Kabelota Donggala dan RSUD Poso. (Berita Foto : Harold Humasprov)

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 20 Desember 2016 09:33

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday4492
mod_vvisit_counterYesterday4920
mod_vvisit_counterThis week14587
mod_vvisit_counterLast week45231
mod_vvisit_counterThis month127459
mod_vvisit_counterLast month221813
mod_vvisit_counterAll days8104936

We have: 51 guests, 5 bots online
Your IP: 54.205.106.138
 , 
Today: Feb 20, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id