?> Jangan Cemas Karena Alih Kelola Lembaga Pendidikan
Senin, 29 May 2017

Jangan Cemas Karena Alih Kelola Lembaga Pendidikan

  • PDF

bapelkes_2.jpg

Gubernur diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Drs. H. Hidayat Lamakarate, M.Si membuka pertemuan fasilitasi alih kelola lembaga pendidikan kesehatan milik pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis (15/12), di aula Bapelkes (Balai Pelatihan Kesehatan).

 Pertemuan diikuti lebih kurang 40 peserta dan juga dihadiri Sekda Kabupaten Donggala Aidil Noor, Sekda Kabupaten Tolitoli, unsur SKPD dan pimpinan institusi pendidikan kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan dr. Anshari Arsyad, M.Kes dalam pengantarnya mengatakan di Sulteng terdapat 27 institusi pendidikan kesehatan yang 3 diantaranya milik pemda yaitu Akademi Keperawatan Donggala, Akper Tolitoli dan Akper Banggai. Tiap tahunnya ketiga lembaga tersebut meluluskan lebih kurang 150 tenaga D III Keperawatan. Sementara itu, terjadinya alih kelola kepemilikan merupakan dampak dari implementasi UU No. 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah yang mana BPK menetapkan pengalokasian APBD untuk membiayai lembaga pendidikan kesehatan daerah sebagai temuan sehingga harus dilakukan pengalihan dari pemda kepada pemerintah pusat. Olehnya itu, Gubernur Longki Djanggola dalam sambutan tertulis yang dibaca Staf Ahli Hidayat memandang penting pertemuan yang dimaksudkan untuk menyatukan persepsi dan mencari solusi atas permasalahan yang ada. "Supaya dalam pengelolaannya seragam di seluruh Indonesia," tandas staf ahli melanjutkan arahan gubernur.

Ditambahkan Hidayat, pengalihan kewenangan pendidikan bukan hanya terjadi di tingkat lembaga pendidikan tinggi saja akan tetapi juga pada tingkat SMA/SMK yang dilaksanakan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi. Imbasnya, pemerintah provinsi harus memangkas anggaran belanja SKPD untuk menutupi belanja pegawai, dalam hal ini menggaji guru-guru SMA/SMK yang jadi kewenangan provinsi mulai Januari 2017.
Persoalan gaji lanjut Hidayat adalah contoh masalah yang mencuat seputar alih kelola lembaga pendidikan. Hal lain yang diminta Hidayat jadi perhatian adalah agar jangan sampai mahasiswa/i cemas dan terganggu kosentrasi belajarnya selama proses alih kelola berlangsung. "Semoga forum ini dapat sama-sama kita gunakan untuk mencari solusi dan rekomendasi yang tepat," pungkasnya.

Setelah dibuka Staf Ahli Hidayat, peserta lalu mendengar paparan narasumber diantaranya Ketua Aptikesda (Asosiasi Pendidikan Tinggi Kesehatan Daerah) Dadang Rukmawan, M.Kes, dan narasumber lainnya dari Kementerian Kesehatan.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 15 Desember 2016 10:59

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2782
mod_vvisit_counterYesterday11196
mod_vvisit_counterThis week13978
mod_vvisit_counterLast week65675
mod_vvisit_counterThis month253030
mod_vvisit_counterLast month239352
mod_vvisit_counterAll days9262361

We have: 67 guests, 7 bots online
Your IP: 54.159.90.0
 , 
Today: May 29, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id