?> Cuci Tangan Cegah Kuman Penyakit
Minggu, 17 Desember 2017

Cuci Tangan Cegah Kuman Penyakit

  • PDF

cuciTANGANseDunia.jpg

Dalam rangka Hari Cuci Tangan se dunia tanggal 15 Oktober yang lalu, PKK Sulawesi Tengah bekerjasama dengan dinas kesehatan provinsi mengadakan pelaksanaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2016, Minggu (30/10) di Anjungan Nusantara Palu.

Acara bertujuan mensosialisasikan gerakan cuci tangan pakai sabun ke masyarakat, khususnya bagi anak-anak, siswa siswi SD se Kota Palu yang sejalan dengan tema, "Melalui Cuci Tangan Pakai Sabun Kita Budayakan Hidup Bersih dan Sehat pada Keluarga".

Pada kesempatan itu, Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si diwakili Asisten Pemerintahan Moh. Arif Latjuba, SE, M.Si, dan Ketua TP-PKK Sulteng diwakili Wakil Ketua Ir. Suhartini Karim Hanggi. Dari unsur pejabat SKPD dihadiri Kadis Kesehatan dr. Anshari Arsyad, M.Kes dan Plt Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Drs. Abdul Salam Mathar, M.Si.

Cuci tangan merupakan hal yang simpel namun karena belum pahamnya masyarakat akan manfaat cuci tangan sehingga masih disepelekan. Oleh karena itu, gubernur menyambut baik upaya PKK dan Dinkes lewat peringatan tersebut dengan memprioritaskannya pada anak-anak sekolah usia SD.

"Kegiatan ini difokuskan pada anak-anak sekolah sebagai agen perubahan yang dimaksudkan bahwa anak-anak ku sekalian perlu membiasakan diri untuk melakukan cuci tangan pakai sabun," kata Asisten meneruskan pesan gubernur.

"Dengan demikian, kegiatan ini mengajarkan anak-anak sejak dini, untuk berprilaku hidup bersih dan sehat yang selalu tertanam kuat di diri anak-anak dan juga anggota keluarga lainnya," tambahnya.

Cuci tangan bermanfaat antara lain untuk membunuh kuman-kuman di tangan yang membawa penyakit diare, kolera, disentri, cacingan maupun gangguan pernapasan dan lain-lain. Cuci tangan dianjurkan pada saat sebelum makan, setelah memegang hewan, setelah buang air, setelah memegang uang, dll.

Karena itulah, gerakan cuci tangan pakai sabun dikatakan gubernur sangat sinergis dengan strategi nasional STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) yang merupakan aksi terpadu menurunkan angka kejadian penyakit menular, meningkatkan prilaku higienis dan derajat kesehatan masyarakat demi terwujudnya Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing.

"Cuci tangan pakai sabun adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran kuman penyakit masuk ke dalam sistem imunitas tubuh," tegas asisten. "Semoga melalui peringatan hari cuci tangan pakai sabun se dunia tahun 2016 dapat lebih meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya anak-anakku sekalian untuk menjaga kesehatan diri," tutup asisten mengakhiri sambutan gubernur.

Usai sambutan, asisten dan para undangan beserta siswa-siswi dari SDN 3, SDN 26, SDN Inpres Birobuli dan SD Islam Al Hidayah bersama-sama mempraktekkan cara cuci tangan pakai sabun yang didemokan oleh pegawai Dinkes Palu.

"Ayo yang sudah selesai cuci tangan, tangannya diangkat, Kita foto bersama," ajak asisten pada seluruh peserta cuci tangan pakai sabun.

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 30 Oktober 2016 23:08

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday88
mod_vvisit_counterYesterday10189
mod_vvisit_counterThis week88
mod_vvisit_counterLast week94018
mod_vvisit_counterThis month203270
mod_vvisit_counterLast month326599
mod_vvisit_counterAll days11660069

We have: 87 guests, 5 bots online
Your IP: 54.226.113.250
 , 
Today: Des 17, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id