?> Sulteng Expo 2018 Raup Laba 22 Miliar
Kamis, 13 Desember 2018

Sulteng Expo 2018 Raup Laba 22 Miliar

  • PDF

sultengEXPO2018.jpeg

Kegiatan Sulteng Expo merupakan agendayang telah diselenggarakan setiap tahun, kegiatan initidak saja meriah, akan tetapijuga khas dan menarik,karena Sulteng Expo sebagai etalase keanekaragaman produk, khususnya produk Sulawesi Tengah dengan menampilkan kreativitas masyarakat, beragaminformasidanpelayanan, dalam rangka mendukung terwujudnya Provinsi Sulawesi Tengah yang maju mandiri dan berdaya saing.

Pelaksanaan Sulteng-Expo yang telah berlangsung selama 5 hari, berlangsung meriah dan sukses, serta selalu terdapat inovasi dalam setiap penyelenggaraannya.Hal ini bisa dilihat dari tingginya jumlah transaksi dan antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk berlomba-lomba mengunjungi tiap stand pameran yang ada, sehingga nyaris tak ada satu stand-pun yang sepi dari kunjungan masyarakat.

Selain itu, jumlah peserta yang berpartisipasi pada expo kali ini juga lebih banyak, tentu saja hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi pemerintah daerah se-Sulawesi Tengah untuk lebih memprioritaskan pengembangan produk-produk unggulan daerah.

                Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Hidayat Lamakarate, M.Si dalam acara Penutupan Sulteng Expo 2018, Selasa,17 April 2018

Menurut Gubernur, gelaran Sulteng Expo 2018, merupakan representasi kecil dari profil investasi di Sulawesi Tengah, karena sesungguhnya masih banyak potensi lain yang belum dapat ditunjukkan, mengingat keterbatasan ruang dan waktu.

“Pada kesempatan ini, saya mengajak para investor, mitra kerja dan segenap pelaku ekonomi lainnya, Ayo saudara berinvestasi di Sulawesi Tengah, dengan terus mengembangkan hubungan ekonomi yang sehat dan saling menguntungkan dalam iklim investasi yang kondusif”. Ajak Gubernur. 

Gubernur juga mengharapkan kepada segenap jajaran pemerintah kabupaten dan kota, untuk terus melakukan sejumlah langkah strategis, dalam menarik perhatian investor dalam maupun luar negeri ke Sulawesi Tengah, seperti, memberikan kemudahan perizinan, memastikan layanan yang cepat dan kepastian hukum, dan menerapkan inovasi teknologi, guna memudahkan proses pelayanan perizinan dan nonperizinan serta promosi.

Menurut Gubernur, dengan digelarnya Sulteng Expo, banyak aktivitas yang terjadi, seperti aktivitas ekonomi yang merupakan pertemuan langsung antara pembeli dan penjual, atau antara konsumen dan produsen, serta aktivitas lainnya, sepertiseni, edukasi, informasi, promosi, danseluruh aktivitas yang terjadi tersebut, merupakansalah satu upaya menunjukanpotensi riil perekonomian dan pembangunan yang telah dicapai.

Untuk itu, kepada seluruh jajaran OPD, instansi vertikal dan swasta yang terlibat dalam expo, untuk senantiasa meningkatkan kapasitasnya, sehingga berdaya saing dan mempunyai tenaga-tenaga yang profesional, yang pada gilirannya dapat turut berkontribusi membangun sumber daya manusia yang unggul, dan mampu mengelola potensi sumber daya alam secara berkelanjutan, serta mampu mengkreasikan inovasi-inovasi baru yang berperan sebagai magnet potensial untuk menarik penanaman investasi, baik dari dalam dan luar negeri.

Dengan berakhirnya SultengExpo 2018, yang mengusung tema “Akselerasi investasi guna mendorong pemerataan pembangunan daerah”, akan dapat memberikan multiplier effect bagi pembangunan, khususnya terhadap perkembangan investasi di Sulawesi Tengah. Akhirnya dengan seizin Allah SWT, dan denganmengucapkan“Alhamdulillahir RabbilAlamin”gelaran Sulteng Expo 2018, dengan ini, saya nyatakan resmi ditutup,” Pungkas Gubernur.

Senada, Ketua Panitia Pelaksana, yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Christina Chandra Tobondo, MT. menurutnya pelaksanaan Sulteng Expo yang berlangsung 13-17 April 2018, berlangsung dengan baik dan lancar.

Menurutnya, total transaksi dalam kegiatan Sulteng Expo 2018 mencapai Rp22 Miliar 550 Juta atau mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yakni Rp 18 Miliar, bahkan ditahun 2004 lalu, hanya sebesar Rp 4 Miliar.

Adapun peserta Sulteng Expo diikuti oleh 31 Dinas dan 3 Biro, termasuk 8 instansi vertical dan 12 Kabupaten/Kota minus Kabupaten Banggai Laut. PKL juga mendapatkan pendapatan yang cukup siginifikan yakni dari 110 PKL, jika sehari mendapat Rp5 Juta semalam jika dikalikan 5 hari maka total dana yang terkumpul Rp 2,5 Miliar.

Setelah melalui tahapan seleksi, maka ditetapkan sebagai berikut ; Stand terbaik 1 Dinas Perhubungan, terbaik 2 Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan terbaik 3 Dinas Perindustrian dan perdaganan. Kementerian terbaik 1 Balai Wilayah Sulawesi Tiga, terbaik 2 Basarnas, terbaik 3 UT. Kabupaten terbaik 1 Morowali Utara, terbaik 2 Kabupaten Banggai dan terbaik 3 Kabupaten Tojo Unauna. BUMN/BUMD terbaik 1 Bank Sulteng, terbaik 2 Bank Indonesia dan terbaik 3 BPJS Kesehatan.

Badan Usaha terbaik 1 Fina Food, terbaik 2 Honda Anugrah Perdana dan terbaik 3 Japfa, Fish Food Competision terbaik 1 Swiss Ball Hotel, terbaik 2 Grand Duta Hotel dan terbaik 3 Roa-roa Hotel. Selanjutnya, penutupan Sulteng Expo ditutup oleh aksi panggung vokalis Ada Band, Dony dengan sejumlah lagunya. {jcomments on}

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 19 April 2018 00:45

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday5401
mod_vvisit_counterYesterday6004
mod_vvisit_counterThis week33302
mod_vvisit_counterLast week48208
mod_vvisit_counterThis month81510
mod_vvisit_counterLast month138128
mod_vvisit_counterAll days13873293

We have: 71 guests, 1 bots online
Your IP: 34.203.225.78
 , 
Today: Des 13, 2018
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id