?> Jadilah Ujung Tombak Pelayanan Irigasi
Kamis, 13 Desember 2018

Jadilah Ujung Tombak Pelayanan Irigasi

  • PDF

OPIrigasi2018.jpg

Terus terang bagi pemerintah daerah khususnya di kabupaten ini merupakan suatu dilematis, saya memahami ini karena saya pernah menjadi kepala daerah di kabupaten. Kemampuan kabupaten untuk membenahi semua irigasi sangatlah sulit, ditambah lagi ada beban, khususnya jalan kabupaten yang begitu panjang sampai masuk ke desa - desa. Bagaikan buah simalakama, mana yang harus didahulukan antara jalan kabupaten atau irigasi karena keduanya sangat penting.

"Disinilah dibutuhkan kepiawaian seorang pemimpin di daerah khususnya menangani kebutuhan mana yang paling mendasar dan mendesak untuk segera ditangani"

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Drs.H.Longki Djanggola,M.Si saat membuka secara resmi lomba pemilihan petugas operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi dan rawa teladan Tingkat Prov.Sulawesi Tengah. Silae Hall Swiss-Belhotel Palu (17/4)

Dalam sambutannya, Gubernur juga memberikan apresiasi atas terlaksananya kembali kegiatan lomba pemilihan petugas operasi dan rawa teladan, yang sudah menjadi agenda tetap, yang tujuannya memberikan penghargaan terhadap para pengamat, juru, petugas pintu air dan petugas operasi bendung.

Tujuan lomba pemilihan petugas operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi ini, dilakukan untuk memaksimalkan kuantitas maupun kualitas petugas operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi saat ini, yang disebabkan adanya mutasi, pensiun ataupun promosi jabatan tanpa adanya rekrutmen kembali, sehingga operasi dan pemeliharaan jaringan, baik irigasi permukaan maupun irigasi rawa dalam pelaksanaannya menjadi kurang efektif dan efisien, ungkap Gubernur

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi sangat penting untuk diikuti, agar peserta dapat belajar berbagi pengalaman dalam tugas kesehariannya, yang pada akhirnya nanti menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dalam penyelenggaraan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi dan rawa, yang diharapkan dapat mewujudkan sulawesi tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing serta mendukung nawacita, yang diprioritaskan pada ketahanan dan kedaulatan pangan, dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia dibidang operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.

Infrastruktur jaringan irigasi dan rawa yang telah dibangun di sulawesi tengah oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sampai saat ini sebanyak kurang lebih 484 daerah irigasi permukaan dengan luas potensial kurang lebih 162.483 HA. Serta 2 daerah irigasi rawa lebak dengan luas potensial kurang lebih 11.500 HA dan telah memakan biaya investasi yang tidak sedikit. "Untuk itu dengan dibangunnya infrastuktur tersebut, maka petugas operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi harus terdepan sebagai ujung tombak dalam memberikan pelayanan kebutuhan air irigasi khususnya kepada para petani",ungkap Gubernur.

Pada kesempatan yang lain, Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air, Ir. Saliman Simanjuntak, Dipl. HE mengatakan dalam sambutannya pembangunan sarana dan prasarana sumber daya air, khususnya infrastruktur jaringan irigasi dan rawa telah banyak dilaksanakan oleh pemerintah dengan biaya yang besar, dan merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menyediakan air irigasi, dalam upaya mendukung peningkatan ketahanan pangan terutama padi.

Lanjut Saliman, dalam mendukung peningkatan peningkatan ketahanan, sistem irigasi sangatlah penting. Sistem irigasi terdiri dari 5 pilar irigasi, yaitu ; air irigasi, prasarana irigasi, manajemen irigasi, kelembagaan pengelola irigasi dan sumber daya manusia. Sistem irigasi merupakan tulang punggung dari kedaulatan pangan.

Pemenang dalam lomba ini kami akan kirim untuk mengikuti lomba tingkat nasional yang direncanakan akan dilaksanakan pada minggu ke dua bulan juli dan Prov. Sulawesi Tengah cukup diperhitungkan karena selalu masuk 3 besar diajang nasional. "Pada tahun 2016 Sulawesi Tengah pernah juara 1 mengalahkan provinsi yang ada di pulau jawa dan pada tahun 2017 sulawesi tengah kembali menjadi juara 1 ditingkat rawa dan juara 3 ditingkat juru pengairan", tutur Saliman.

Pembukaan lomba pemilihan petugas operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi dan rawa teladan diawali dengan tari manambu uve sanggar maradika palu binaan agus suryaningprang dan diakhiri penyerahan Piala bergilir pengamat irigasi permukaan dari Kab. Parigi Moutong, juara 1 irigasi permukaan dari Kab. Morowali, Yang nantinya piala ini akan diperebutkan kembali.

Kegiatan ini dihadiri oleh 39 orang peserta lomba dan 13 pendamping utusan dari 12 kabupaten dan 1 kota, Forkopimda Prov. Sulawesi Tengah, Para Kepala Dinas PU Kab/kota Se-Sulawesi Tengah. Adapun yang menjadi dewan juri berasal dari praktisi pemerhati irigasi mantan pejabat pu ; Ir.Dahlan Achmad, R.S.Djendro,ST, Kuwato,ST.{jcomments on}

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 19 April 2018 00:40

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday5275
mod_vvisit_counterYesterday6004
mod_vvisit_counterThis week33176
mod_vvisit_counterLast week48208
mod_vvisit_counterThis month81384
mod_vvisit_counterLast month138128
mod_vvisit_counterAll days13873167

We have: 63 guests, 5 bots online
Your IP: 34.203.225.78
 , 
Today: Des 13, 2018
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id