?> Kemah Mahasiswa Perikanan Dibuka Asisten Muliono
Selasa, 17 Juli 2018

Kemah Mahasiswa Perikanan Dibuka Asisten Muliono

  • PDF

kemahIkan.jpeg

Indonesia adalah Negara kepulauan terbesar di dunia dengan laut yang luasnya mencapai 5,8 juta kilometer persegi yang didalamnya terkandung sumber daya perikanan dan kelautan yang berpotensi besar menjadi tumpuan pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam terbarukan. Disamping itu, Indonesia juga menjadi salah satu negara produsen perikanan dunia yang cukup diperhitungkan selain Cina dan India.

 

Potensi lestari sumber daya ikan laut Indonesia mencapai sebesar 6,4 juta ton per tahun dan yang lebih disyukuri lagi dari sekitar 28.400 jenis ikan di dunia, ada lebih dari 25.000 jenis yang tersebar di Indonesia sehingga sektor perikanan dan kelautan mempunyai prospek yang cerah dan menjanjikan untuk dieksploitasi maksimal sebagai kekuatan pertumbuhan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi dimaksud antara lain produksinya yang sangat besar, dapat mencukupi jumlah permintaan pasar yang terus meningkat. Dapat memicu pengembangan industri baik di hulu dan hilir yang gilirannya mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang banyak serta Integrasi industri perikanan, bioteknologi dan pariwisata bahari dengani sifat yang dapat diperbaharui dapat mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum dan Organisasi, Mulyono, SE, Ak, MM pada acara pembukaan Seminar Nasional dan Kemah Riset Perikanan Nasional (KRPN) Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia di Palu, bertempat di Aula Golni Palu Senin, 19 Maret 2018

“Oleh karena itu, kegiatan seminar dan kemah riset perikanan nasional 2018 saya pandang tepat dan strategis untuk membahas isu-isu strategis dan menjawab tantangan permasalahan yang ada dengan solusi-solusi yang lahir dari hasil riset para generasi intelektual masa depan yaitu para mahasiswa perikanan se nusantara, jelas Gubernur.

Dengan begitu, himpunan mahasiswa perikanan indonesia sebagai salah satu wadah mahasiswa perikanan diharapkan mampu mewujudkan peran andil mahasiswa baik sebagai agen perubahan, social control (kontrol sosial) dan moral force (kekuatan moral) dalam memanifestasi nilai-nilai luhur tri dharma perguruan tinggi.

“Saya harap para mahasiswa perikanan se nusantara selain menggunakan kesempatan ini untuk mengasah pengetahuan ilmiahnya juga bisa pula menggunakannya dalam memperkuat silaturahmi dan kekompakkan dalam rangka mengambil inisiatif dan membuat terobosan-terobosan yang gilirannya aplikatif dalam menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi bangsa maupun daerah kita yang sedang aktif-aktifnya membangun, mewujudkan kemajuan, kemandirian dan daya saing, terutama melalui sektor perikanan dan kelautan,” sebut Gubernur.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 20 Maret 2018 00:09

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday10259
mod_vvisit_counterYesterday5879
mod_vvisit_counterThis week28931
mod_vvisit_counterLast week39360
mod_vvisit_counterThis month105717
mod_vvisit_counterLast month4010
mod_vvisit_counterAll days12871313

We have: 99 guests, 113 bots online
Your IP: 54.92.163.188
 , 
Today: Jul 17, 2018
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id