?> Jaga Nama Baik Almamater Untad
Jumat, 19 Januari 2018

Jaga Nama Baik Almamater Untad

  • PDF

wisudaUntad.jpg

Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten Administrasi, Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir. Moh. Faisal Mang, MM mengharapkan para alumni Universitas Tadulako agar menjaga nama baik almamater serta mengharumkan nama baik kampus melalui sikap dan perbuatan usai ditetapkan sebagai sarjana pada acara Wisuda Sarjana Lulusan ke-90 Universitas Tadulako Palu, Kamis, 28 Desember 2017

Menurut Gubernur, menyandang status sarjana strata satu maupun strata dua di tengah-tengah lingkungan yang dinamis dan kompleks di masyarakat, tentu saja membawa konsekuensi moral dan intelektualiatas yang tidak ringan, sebab di mata masyarakat awam, para alumni dipandang mempunyai nilai lebih baik dari sisi keilmuan dan etika untuk dijadikan figur pedoman, pelopor dan tauladan yang mampu menggerak majukan masyarakat ke arah yang lebih baik.

Di saat itulah, ilmu-ilmu yang telah diserap dari bangku kuliah akan ditransfer dan diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Olehnya, indikator kecerdasan teoritis, tidak otomatis menggaransi wisudawan bisa sukses memenuhi hal-hal yang dicita-citakan, karena urgensi yang diperlukan adalah, bagaimana bisa mengkolaborasi kecerdasan intelektual bersama-sama kecerdasan emosional dan spiritual secara sinkron ke arah produktivitas berkarya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, menaruh perhatian dan menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas dalam mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing, yaitu pada misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing dan berkepribadian kearifan lokal.

“Olehnya, etika dan kedisiplinan, saya yakini adalah faktor kunci yang menentukan perjalanan saudara wisudawan-wisudawati, dalam mengarungi kehidupan di tengah masyarakat. Saya berpesan, agar wisudawan sekalian mesti cakap dalam menerapkan keterampilan vokasi yang ditimba semasa studi, agar bisa menjadi figur yang profesional di bidangnya, yang beretos kerja, mampu menangkap peluang-peluang dan mampu bersaing untuk berkarya, dan berproduktivitas sebagai berkah bagi bangsa dan negara, khususnya bagi Provinsi Sulawesi Tengah,” sebut Gubernur.

Senada, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir Cyio, SE, MS. Kembali Universitas Tadulako mewisuda 966 orang, 87 orang diantaranya lulusan Pascasarjana jenjang S2 dan S3 dan 879 orang sarjana strata satu dan diploma dari 11 fakultas pada acara wisudan ke-90 universitas Tadulako.

Menurut Rektor, sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa, saatnya lulusan Universitas Tadulako untuk kokoh bersama dengan keraguan dan rasa takut yang terkadang muncul, keduanya adalah sahabat yang tidak perlu dibenci namun dikelola dengan baik, dengan cara melawan melalui kesehajaan, melalui penyadaran, betapa diri kita tidak selalu yang terbaik.

“Ingat, kesuksesan seseorang tidak diukur seberapa banyak jabatan yang digenggam, bukan seberapa jumlah karyawan yang mereka pimpin, tetapi sejauh mana bisa diterima oleh orang lain karena selalu bisa menerima kekurangan orang lain,” sebut Rektor.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 01 Januari 2018 03:03

Add comment


Security code
Refresh