?> Miliki 5 Nilai Esensif Mengelola Zakat
Jumat, 20 April 2018

Miliki 5 Nilai Esensif Mengelola Zakat

  • PDF

rakorBaznas.jpg

Gubernur Sulawesi Tengah diwakili, Asisten Adm. Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir. Moh. Faisal Mang, MM membuka secara resmi Rapat Koordinasi Daerah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di Aula Asrama Haji Palu, Rabu27 Desember 2017.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan, guna menciptakan suatu perubahan dalam manajemen pengumpulan, pengelolaan dan peruntukkan zakat, infak dan sedekah di Sulawesi Tengah, dengan segala potensi dan masalahnya, maka diperlukan seperangkat nilai-nilai pokok yang berperan mendasar sebagai pedoman spiritual dan pemicu produktivitas tim, dalam upaya mengintensifkan kualitas pengelolaan dan pendayagunaan zakat.

Nilai-nilai mendasar tersebut, meliputi kejujuran dalam perkataan, sikap dan perbuatan. Kepercayaan dalam memegang teguh amanah, keterbukaan dalam menginformasikan segala sesuatu yang benar dan sesuai aturannya, kecerdasan dalam pengambilan keputusan yang tepat, dan keikhlasan dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

Kelima nilai esensif dimaksud perlu senantiasa didorong dan dilestarikan sebagai penyemangat kerja tiap personil, petugas zakat, infak, sedekah dan dana-dana sosial lainnya yang ada di Sulawesi Tengah, terutama yang berada di bawah garis koordinasi Baznas.

“Saya harap, kedudukan zakat sebagai rukun Islam ketiga yang bersifat mengikat dan wajib hukumnya bagi umat Islam dapat tersosialisasi dengan baik, karena sangat disayangkan jika masih ada saja masyarakat, umat Islam yang sudah tahu akan hal itu tetapi mereka tetap tidak ingin berzakat,” jelas Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur menekankan, pentingnya permasalahan zakat infaq dan sedekah, kepada seluruh pengurus dan pengelola Baznas baik di Provinsi,Kabupaten maupun Kota Palu, agar profesional dalam mengelolazakat infaq dan sedekah dan memberi informasi yang benar kepada umat Islam, tentang bantuan, dana yang terkumpul maupun dana yang dikeluarkan oleh Baznas, agar tidak menimbulkan kecurigaan maupun tafsiran yang buruk.

“Dengan pengelolaan yang baik, saya yakin, tujuan dari visi misi baznas ini akan dapat memberdayakan masyarakat, agar masyarakatjauh dari keterpurukan dan kemiskinan, yang tentunyamenjadikanparamustahik menjadi muzakki. Maka dari itu, cintai, sayangi dan layani para mustahik, para golongan penerima zakat. Mari kelola zakat dengan profesional, transparan dan akuntabel,” Harap Gubernur

Hadir pada kesempatan itu, mewakili Kepala kantor wilayah kementerian Agama Provinsi, KetuaBaznas Provinsi, Kota Palu dan Kabupaten se-Sulawesi Tengah, Alim Ulama, Mitra Kerja beserta Pengurus dan Pengelola Zakat. 

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 01 Januari 2018 02:50

Add comment


Security code
Refresh