?> Asisten Buka Rakor dan Sinkronisasi Energi se Sulteng
Jumat, 20 April 2018

Asisten Buka Rakor dan Sinkronisasi Energi se Sulteng

  • PDF
rakorEnergiListrik2017.jpg

Gubernur yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Dr. Ir. B. Elim Somba, M.Sc membuka Rakor dan Sinkronisasi Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral se Sulawesi Tengah Tahun 2017, di Hotel Mercure, Selasa (12/12).

Rakor diikuti lebih kurang 60 peserta berasal dari pejabat struktural di lingkup dinas energi se Sulteng bersama jajaran mitra teknis.

Adapun narasumber rakor diantaranya Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral Ir. Yanmart Nainggolan, M.Sc, Kepala Bappeda Prof. Dr. Rer. Pol. Patta Tope, Dewan Energi Nasional, PLN dan Pertamina.

Menurut asisten, PP Nomor 79 Tahun 2014 tentang kebijakan energi nasional dan UU No,or 30 Tahun 2007 tentang energi menjadi acuan stakeholder dalam hal pengelolaan energi nasional guna mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi sebagai supporting factor, menyukseskan pembangunan nasional.

“Olehnya pemerintah daerah wajib menyusun Rencana Umum Energi Daerah (RUED) dengan mengacu pada Rencana Umum Energi Nasional (RUEN),” jelas asisten yang keduanya adalah penjabaran dari dua regulasi tersebut.

RUED tambah asisten berfungsi sebagai rujukan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah, Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD) dan APBD.

“Untuk itu, RUED dan RUKD harus bersinergi dengan rancangan pembangunan lainnya, bersifat lintas sektoral dan berbasis pada pemanfaatan energi setempat yang sesuai dengan kebutuhan daerah,” imbuh asisten ke peserta.

Lebih lanjut asisten menyatakan bahwa daerah lah yang memiliki kompetensi dalam mengembangkan energi lokal yang mengacu pada kondisi geografis, lahan, pola konsumsi energi masyarakat dan sumber energi setempat yang dapat dikembangkan.

Setelah mengikuti rakor, para peserta diharap asisten akan mampu menyelaraskan program dan kegiatan RUED dan RUKD ke dalam dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan Renstra Perangkat Daerah.

“Melalui rakor diharap adanya dukungan penuh pemerintah kabupaten/kota dalam hal pengkoordinasian dan penyiapan data,” pungkas asisten yang juga mengharap hasil-hasilnya berkorelasi dalam peningkatan penyediaan dan akses energi yang berkeadilan, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di Sulteng.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 12 Desember 2017 08:20

Add comment


Security code
Refresh