?> Gubernur Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Sulteng Lewat GEMARIKAN
Rabu, 17 Januari 2018

Gubernur Dorong Peningkatan Konsumsi Ikan Sulteng Lewat GEMARIKAN

  • PDF

GEMARIKAN2017.jpg

Sigi, Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H Longki Djanggola, M Si mendorong konsumsi ikan penduduk provinsi Sulteng pertahunnya terus meningkat. Ia menargetkan agar di tahun 2021, konsumsi ikan dapat mencapai kisaran 53,83 Kg per tahun. 

 Hal tersebut dikatakannya ketika membuka acara gerakan memasyarakatkan makan ikan (GEMARIKAN) di lapangan Desa Porame Kecamatan Kinovaro pada Senin (11/12). 

         Tidak berpuas, Sulawesi Tengah yang pada 2016 memiliki tingkat konsumsi ikan yang cukup tinggi diatas konsumsi rerata nasional, konsumsi tersebut mencapai 45 Kg per kapita, terus menggenjot konsumsi ikan masyarakat melalui Gemarikan. 
         Karena nilai gizi yang terkandung sangat baik bagi tubuh, gubernur dalam kesempatan tersebut menginginkan agar distribusi sumber protein tersebut dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat yang ada di wilayahnya. Wabil khusus di kabupaten Sigi. 
         Selain itu ia juga mendorong agar budi daya ikan air tawar terus dikembangkan, disamping menggalakkan konsumsi ikan laut. Dimana pada kesempatan tersebut Gubernur menyerahkan bibit ikan air tawar kepada kelompok tani yang ada di Sigi. 
         “Perlu ada intervensi khusus, karena Sigi tidak ada laut, harus ada strategi khusus yang kita kembangkan. Selain itu ada budi daya ikan air tawar. Kita siapkan bibit sehat dan berkualitas, sehingga masyarakat mudah mendapatkan bibit dan akhirnya mau membudidayakan ikan air tawar. Dan jika kita bekerjasama, maka saya yakin kebutuhan akan ikan dapat terpenuhi” Tutur Gubernur Longki. 
         Ketua Forikan provinsi Sulawesi Tengah Dra. Hj Zalzulmida A Djanggola, SH., CN. Mengamini apa yang dikatakan Gubernur. Ia menambahkan bahwa jika kita berharap mendapatkan generasi yang sehat dan cerdas, maka kita perlu membiasakan untuk mengkonsumsi sumber protein yang tinggi setiap hari. Itu terdapat pada ikan. 
         Zalzulmida menjelaskan lebih jauh bahwa kandungan gizi yang terdapat pada ikan sangat dibutuhkan oleh otak, terlebih bagi janin bayi yang tumbuh dalam rahim sang ibu. Karena ikan memiliki lemak omega 3 yang baik bagi pertumbuhan sel otak. Selain itu juga baik bagi usia anak-anak bahkan orang dewasa. Karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah darah tinggi, stroke dan penyakit kanker. 
         “Kita ingin memiliki generasi yang sehat dan cerdas, maka kita harus membiasakan mengkonsumsi ikan, karena omega 3 sangat dibutuhkan oleh otak, bayi dalam kandungan sangat membutuhkan. Karena penelitian menunjukan kandungan ikan juga dapat mencegah stroke, kanker dan tekanan darah tinggi”. Tutur Zalzulmida. 
         Ia pun mengharapkan pemerintah kabupaten Sigi agar dapat memenuhi kebutuhan protein tidak hanya di dapatkan dari ikan air tawar. Akan tetapi, menurutnya, Sigi harus mampu mendapatkan protein dari ikan laut. Ia meminta agar dalam prosesnya, ikan laut yang sampai ditangan masyarakat Sigi merupakan ikan yang terjaga kualitasnya. Karena menurutnya, jarak yang cukup jauh akan berimbas pada kualitas kesegaran ikan. Menurutnya pemerintah kabupaten Sigi harus mengupayakan agak ini, dengan menyediakan cool storage misalnya. 
         Bupati Sigi Mohamad Irwan, S Sos., M Si. Mengatakan kesiapannya dalam upaya memenuhi kebutuhan protein di wilayahnya. Ia menjelaskan, meskipun kabupaten Sigi hanya memiliki wilayah daratan dan tidak memiliki wilayah laut, ia optimis dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Ia juga menyampaikan terimakasih atas perhatian gubernur serta ketua Forikan Sulawesi Tengah yang terus mendorong dan berupaya meningkatkan konsumsi ikan di wilayahnya. 
         “Meski Sigi tidak memiliki laut, tapi kami memiliki Danau Lindu, Sungai Lariang, itu semua merupakan modal dalam mengembangkan perikanan. Kami juga memiliki Kolam-kolam yang cukup banyak guna membudidayakan ikan air tawar, agar masyarakat gemar mengkonsumsi ikan. Saya berterimakasih kepada gubernur beserta ibu dalam mengembangkan perikanan di Sigi” Kata Irwan. 
         Irwan juga mengupayakan produksi ikan air tawar agar terus meningkat, sehingga masyarakat dengan mudah mendapatkannya dan tentu dengan harga yang terjangkau. Salah satunya dengan memberikan bibit ikan yang dipelihara pada areal persawahan. Dan menyebar bibit ikan di lokasi Danau Lindu yang bekerjasama dengan Forikan kabupaten. 
         Gemarikan berlangsung meriah, karena diramaikan pula oleh siswa Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar se kabupaten Sigi, mereka memeriahkan gelaran tersebut dengan menampilkan tarian ikan, tarian tersebut secara khusus guna mempopulerkan makan ikan. Tak kurang seribu siswa membawakan tarian itu. 

         Gerakan yang turut dihadiri oleh ketua DPRD Sulteng Prof. Aminuddin Ponulele juga menggelar lomba menggambar dan mewarnai, serta lomba memasak yang bahan dasarnya ikan. Dan juga ada bazar murah yang menjual ikan dan udang, dimana bazar tersebut langsung diserbu oleh pengunjung yang mayoritas kaum ibu, tak butuh waktu lama, hingga akhirnya semua ludes terjual. Pasalnya harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Udang Vanamel Rp 25.000 per kilogram. Ikan Bandeng (250gr) Rp 5.000 per ekor.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 11 Desember 2017 08:31

Add comment


Security code
Refresh