?> Umat Katolik Diminta Proaktif Lewat LP3K Sulteng
Rabu, 17 Januari 2018

Umat Katolik Diminta Proaktif Lewat LP3K Sulteng

  • PDF

LP3KSulteng.jpg

Palu, Gubernur Sulawesi Tengah diwakili oleh Asisten Gubernur Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M.Sc. Meminta kepada umat katholik yang ada di Sulawesi Tengah agar terlibat aktif dalam pembangunan di daerah, melalui berbagai upaya. 

          Permintaan tersebut disampaikan pada acara pelantikan pengurus lembaga pembinaan dan pengembangan pesta paduan suara gerejani katholik (LP3K) provinsi Sulawesi Tengah, di gereja Santa Maria Jalan Tangkasi. 

         Menurutnya pembangunan fisik dan spiritual sama pentingnya. Untuk itu ia mengapresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, sekaligus mendukung agar dalam pengabdiannya dapat membangun Sulawesi Tengah yang memiliki generasi penuh kasih.
         “Saya mengharapkan melalui LP3K umat katholik dapat terlibat secara aktif melalui paduan suara dalam peletakan landasan moral dan spiritual secara kokoh guna keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah, yang tentu berdasarkan ajaran cinta kasih” Kata Elim. 
         Dalam kesempatan tersebut Elim juga menegaskan bahwa LP3K merupakan modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan umat beragama dalam mengatasi berbagai dimensi krisis yang tengah dihadapi bangsa ini. Mulai dari budaya, moral dan ekonomi. 
         Untuk itu ia menghimbau agar semua umat beragama juga berkontribusi dalam mengatasi krisis dan tantangan yang kita hadapi dan bertekad bersama-sama agar Sulawesi Tengah semakin maju. Sehingga kerukunan dan keharmonisan dapat terwujud, pada akhirnya melahirkan kesejahteraan lahir dan bathin. 
         Hadir pada gelaran tersebut Kepala Kantor Wilayah Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Abdullah Latopada, M.Pd I. Ia berharap pengurus yang telah dilantik dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Serta agar menjadikan pengabdiannya sebagai ibadah. 
         Ia mengatakan pengukuhan ini merupakan pengejawantahan dari keputusan menteri agama no 35 tahun 2016 memberikan hak yang sama kepada umat Katholik. Yakni dapat menyebarluaskan misi agama lewat paduan suara dan seni. Dimana LP3K ini bertujuan sebagai sarana  penghayatan akan makna ajaran agama Katholik. Lembaga tersebut dapat membantu peran Pastor mengajarkan nilai ajaran kepada generasi muda 
         Ia pun bangga kepada provinsi Sulawesi Tengah, yang disamping sangat beragam etnis dan budayanya. Sulawesi Tengah juga memiliki masyarakat yang berbeda beda keyakinannya tetapi sangat toleran. Secara khusus ia pun menyampaikan kepada Gubernur karena telah merespon dengan cepat dengan apa yang diusahakan oleh kementrian agama Sulawesi Tengah. 
         Pastor Johannes Salaki, M.Sc. Mengatakan, sejarah telah mengajarkan kita bahwa sebuah negara, terbentuk dari berbagai elemen. Untuknya ia mengajak kepada semua elemen masyarakat agar bekerjasama untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini. Sulawesi Tengah. 
         Pastor berpesan kepada yang telah dilantik, agar melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. “Tunaikan tugas 100 %untuk negara, dan 100% untuk Tuhan” Seru Pastor Johannes. 
         Charles Hermawan, SE. Selaku ketua terpilih hingga 2022 nanti, meminta dukungan semua pihak dalam mengembangkan dan memajukan LP3K khususnya kepada pemerintah Sulawesi Tengah. “Saya meminta dukungan dari seluruh pihak dalam membawa LP3K, tahun depan saya targetkan LP3K Sulteng dapat berprestasi di Ambon”. Tutur Charles. 

         Pengukuhan tersebut juga disaksikan oleh anggota DPRD Vera Mastura dan Charles Rumambi.

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 10 Desember 2017 23:57

Add comment


Security code
Refresh