?> Sekda Buka Sosialisasi Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan
Rabu, 22 May 2019

Sekda Buka Sosialisasi Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan

  • PDF

SEKDA2018.jpg

Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai salah satu provinsi di indonesia yang bercirikan kepulauan, karena laut yang ada di sulawesi tengah lautnya cukup luas dengan luas perairan sekitar 77.295,90 Km, panjang garis pantai 6.653 dan memiliki 1.134 pulau, dimana tiga diantaranya merupakan pulau-pulau kecil terluar, yakni pulau dolongan,pulau lingayan dan pulau salando.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Prov.Sulawesi Tengah Drs.H.Moh.Hidayat,M.Si saat membuka Sosialisasi Pencadangan Kawasan Konservasi Perairan,Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil Prov.Sulawesi Tengah yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah. Hotel Mercure (19/4).

Menurutnya,Peraturan Daerah Prov.Sulawesi Tengah Nomor 10 Tahun 2017, menjadi dasar bagi kita semua dalam pemberian izin pemanfaatan ruang di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, mengingat semakin meningkatnya aktivitas pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil untuk berbagai kegiatan, seperti pertambangan, pelabuhan, perikanan tangkap, perikanan budidaya dan pariwisata.

Saya mengapresiasi kerja keras saudara-saudara semua, bersama pemerintah provinsi dapat menghasilkan produk peraturan daerah terkait pemanfaatan ruang laut, ungkapnya.

Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat, baik secara ekologi maupun ekonomi, pengaruh positif terhadap terhadap ekosistem ditujukan dengan besarnya kelimpahan ikan dan keanekaragaman jenis ikan yang tinggi, serta dapat memberikan manfaat langsung dengan kontribusinya dalam restorasi stok, yang telah mengalami overfishing dan menjadi alat yang efektif untuk pengelolaan perikanan, harapnya

Pernah suatu ketika, saat menjabat bupati di kabupaten banggai laut, saya menangkap orang yang suka bom ikan di laut, sayapun bertanya, kenapa bapak tangkap ikan dengan cara bom, dia jawab tidak apa-apa karena stok ikannya tidak habis-habis dan saya pun bilang bahwa sebenarnya yang bapak lakukan salah karena satu kali bapak bom ikan, berapa radius kerusakan dalam laut yang nanti akan diperbaiki. "Sehingga ini menjadi tanggung jawab bersama dan menjadi tantangan kita semua untuk menjaga kelestarian lingkungan laut", jelasnya.

Acara ini diikuti oleh para kepala dinas kelautan dan perikanan, para kepala bappeda, para kepala dinas pariwisata, para kepala balitbangda se sulawesi tengah, pol air, lanal palu dan mahasiswa untad dari fakultas perikanan. Adapun narasumbernya kasubid penataan kawasan konservasi dirjend pengelolaan ruang laut kementerian kelautan dan perikanan M.Subhan Watihellu,S.Pi,M.Si{jcomments on}

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 19 April 2018 07:01

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday5128
mod_vvisit_counterYesterday4868
mod_vvisit_counterThis week16931
mod_vvisit_counterLast week30304
mod_vvisit_counterThis month87242
mod_vvisit_counterLast month129153
mod_vvisit_counterAll days14567553

We have: 75 guests online
Your IP: 3.80.223.123
 , 
Today: May 22, 2019
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id