?> E-Gov Wujudkan Good Governance dan Good Service
Selasa, 21 November 2017

E-Gov Wujudkan Good Governance dan Good Service

  • PDF
sosEgov__1.jpg

Penerapan e-government dan inovasi teknologi informasi komunikasi berdampak besar dalam mewujudkan good governance (tata kelola yang baik) dan good service (pelayanan prima).

 Hal itu disadari betul Asisten Administrasi Umum dan Organisasi Mulyono, SE, Ak, MM saat membuka sosialisasi yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah di hotel citra  mulia, Kamis (2/11).

Menurut asisten, penerapan e-gov dan inovasinya adalah bentuk pembenahan administrasi pemerintahan untuk mempercepat reformasi birokrasi yang berorientasi  pada pelayanan prima.
"Sehingga (birokrasi) yang dulunya tertutup sekarang jadi terbuka, dari yang kaku jadi luwes, dari yang boros jadi hemat dan yang dulu kurang, sekarang jadi meningkat," tuturnya tentang dampak teknologi yang bukan hanya mengkomputerisasi proses-proses manual tapi ikut merombak mindset dan cultureset aparatur birokrasi, pemberi layanan publik.
Di tingkat provinsi lanjut asisten mencontohkan, ada aplikasi e-planning dan e-budgeting yang sangat membantu proses perencanaan dan penganggaran program secara akuntabel dan transparan.
Bahkan pemerintah provinsi berencana menerapkan e-office yang bisa menyederhanakan proses surat menyurat dinas secara elektronik sehingga dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.
"Dengan e-office kinerja (aparatur) jadi terpacu dan semua (surat dinas) bisa terpantau sehingga e-gov korelasinya dengan kinerja dan itu semua yang akan kita lakukan," pungkas asisten.
Sementara Kadis Kominfo Drs. Moh. Nizam, MH dalam sambutannya menguatkan penyampaian asisten bahwa penerapan e-gov di tiap OPD adalah menyahuti instruksi gubernur terkait RAD pemberantasan korupsi yang diteken pemda dengan KPK.
Olehnya Nizam mengimbuh perwakilan OPD yang hadir agar segera menyiapkan infrastruktur dasar dan tenaga sdm, operatornya.
"Karena 2018 sudah uji coba dan 2019 sudah action," tegas Kadis Moh. Nizam.
Sosialisasi diikuti lebih kurang 60 peserta dengan narasumber dari kementerian kominfo yakni DR. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, CA, Ak
Dalam paparannya, Wing menjelaskan ada 4 layer (lapisan) e-gov. "Pada layer inti, e-gov memberi info baku tentang institusi dan layanan ke publik, layer ke-2 bersifat interaktif, ke-3 memungkinkan warga mengunduh atau mengunggah info pribadi dan (layer) terluar, warga dapat menikmati layanan terpadu dari kolaborasi berbagai instansi," ungkapnya.
Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 02 November 2017 08:42

Add comment


Security code
Refresh

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday3633
mod_vvisit_counterYesterday11725
mod_vvisit_counterThis week23291
mod_vvisit_counterLast week79820
mod_vvisit_counterThis month229513
mod_vvisit_counterLast month354024
mod_vvisit_counterAll days11359713

We have: 113 guests, 14 bots online
Your IP: 54.156.82.247
 , 
Today: Nov 21, 2017
Pagerank Checker

Contact Us

Anda dapat menghubungi kami :

:

Jln. Samratulangi No. 101 Palu                 Sulawesi Tengah, Indonesia

: 0451 - 451311
:
info@sultengprov.go.id