Selamat Datang

di Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Visi Misi


“SULAWESI TENGAH SEJAJAR DENGAN PROVINSI MAJU DI KAWASAN TIMUR INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DAN KELAUTAN DENGAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERDAYA SAING TAHUN 2020”

  • Main Menu

Sosialisasi Sistem Peta Jalan Revitalisasi Pendidikan Vokasi

ADMIN | 2019-09-02 09:31:55
Gubernur Sulteng, Drs.H.Longki Djanggola.M.Si yang di wakili Asisten Adm Ekonomi dan Pembangunan DR.Ir.B.Elim Somba Pada Sosialisasi Sistem Peta Jalan Revitalisasi Pendidikan Vokasi

Menindaklanjuti Instruksi Presiden (inpres) No 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  Dalam rangka meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Siang tadi digelar sosialisasi dan launching sistem informasi peta jalan revitalisasi pendidikan vokasi  sulawesi tengah tahun 2019 bertempat di Ruang Nagana Kantor Bapedda Provinsi Sulawesi Tengah senin (19/8/19). Sosialisasi ini melibatkan Instansi Lintas Sektor tekait antara lain, Kemendikbud Sulteng, Dinas Perindusrian dan Pedagangan Prov Sulteng, Dinas Tenaga Keja dan Transmigrasi Prov Sulteng, Bapedda Prov Sulteng.

Gubernur Sulteng, Drs.H.Longki Djanggola.M.Si yang di wakili Asisten Adm Ekonomi dan Pembangunan DR.Ir.B.Elim Somba dalam sambutan tertulisnya mengatakan, dalam menghadapi era industri 4.0 yang melibatkan unsur digital dalam setiap rantai nilai proses manufakturnya, serta dalam menyambut bonus demografi dan persaingan yang semakin ketat.
pendidikan vokasi adalah masa depan indonesia ditengah arus gelombang revolusi industri 4.0. sebab era digital menjanjikan peluang besar bagi generasi milenial indonesia yang berjiwa dinamis dan kreatif  agar bisa bersaing secara global. olehnya sekolah menengah kejuruan (smk) adalah salah satu jembatan efektif dalam mencetak pengusaha-pengusaha muda.

 melalui pendidikan dan pelatihan vokasi para peserta didik dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan tekhnologi, kerjasama dan dukungan dari industri juga menjadi faktor penting terselenggaranya pendidikan vokasi yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri yakni bagaimana mengembangkan pendidikan vokasi berbasis kompetensi yang link and match dengan industri.

Selain itu peran industri diharapkan dapat memberikan masukan terhadap kurikulum pendidikan sesuai dengan perkembangan tekhnologi serta menyediakan fasilitas praktek dan pemagangan bagi siswa/mahasiswa dan guru/dosen sehingga baik peserta didik maupun tenaga pendidik dapat mengikuti perkembangan tekhnologi industri terkini."Kata Gubernur dalam sambutan tertulisnya.

keseriusan pemerintah dalam menyikapi hal tersebut adalah dengan dikeluarkannya inpres nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi smk dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya indonesia.lanjutnya

Selain itu, wujud komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bentuk implementasi inpres nomor 9 tahun 2016 adalah dengan menyelesaikan dokumen peta jalan revitalisasi pendidikan vokasi Provinsi Sulawesi Tengah, proses penyusunannya tidak terlepas dari dukungan serta kerjasama lintas OPD yang dimotori oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Bappeda sebagai koordinator.

Sosialisasi ini di ikuti oleh para Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota, kepala sekolah  dan tenaga kependidikan serta pemerhati pendidikan.

Biro Humas Dan Protokol Pemprov Sulteng