Selamat Datang

di Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Visi Misi


“SULAWESI TENGAH SEJAJAR DENGAN PROVINSI MAJU DI KAWASAN TIMUR INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS DAN KELAUTAN DENGAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERDAYA SAING TAHUN 2020”

  • Main Menu

Gubernur Lantik 751 Pejabat Pemda Sulteng

ADMIN | 2019-03-26 13:47:42
Gubernur Lantik 751 Pejabat Pemda Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si melantik dan mengambil sumpah 751 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) mencakup Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah SMA/SMK di lingkungan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bertempat di Gedung Jodjokodi Convention Centre (JCC), Selasa 19 Februari 2019

Ke 751 orang pejabat yang dilantik mencakup 7 orang pejabat JPT Pratama yang di promosi dan 6 orang pejabat JPT Pratama yang dikukuhkan kembali, 91 orang Pejabat Administrator, 211 orang pejabat pengawas eselon 4, kepala sekolah 277 orang dan KTU 159 orang.

Dalam sambutnnya gubernur menjelaskan proses promosi dan mutasi pejabat pada instansi pemerintahan memiliki beberapa tujuan yang diantaranya untuk membenahi dan memantapkan kinerja instansi

hal tersebut dalam rangka peningkatan kapasitas karier pegawai Yang sejalan dengan UU no 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP no 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS serta Pergub no 4 tahun 2019 tentang perubahan atas Pergub no 42 tahun 2016 tentang kedudukan dan susunan organisasi sekretariat daerah.

"Selaku pejabat pembina kepegawaian yang dibantu oleh panitia seleksi daerah dan tim penilai kinerja telah mempertimbangkan aspek kompetensi, lama pengabdian, kinerja, komitmen dan track record yang bersangkutan terhadap tugas tanggung jawabnya sebelum mantap memutuskan,, melantik saudara pada jabatan struktural eselon II, III dan IV," sebut gubernur.

Gubernur berharap setiap pejabat hendaknya memiliki determinasi atau kemauan yang kuat untuk memperluas pengawasan serta siap dalam segala situasi untuk membantu pimpinan diatasnya dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan.

Gubernur menekankan kiranya mereka mampu merombak gaya memimpin jaman dulu yang cenderung kaku, asal main perintah, semena-mena dan bahkan suka memaksakan kehendak kebawahannya yang membuat suasana kerja menjadi tegang dan kurang nyaman sehingga bawahan jadi sulit berkembang, menuangkan ide-ide kreasinya yang sebetulnya bagus untuk mengoptimalkan pekerjaan namun justru hal itu jarang terjadi.

olehnya sebagaimana ajaran kepemimpinan dari Ki Hadjar Dewantara, Ing Ngarso Sung Tulodo yaitu seorang pemimpin harus mampu memberi suri tauladan dan menginspirasi bagi orang-orang disekitarnya.

seperti diamanahkan dalam pasal 15 ayat 1, UU ASN no. 5 tahun 2014 bahwa pejabat dalam jabatan administrator bertanggung jawab memimpin pelaksanaan seluruh kegiatan pelayanan publik serta administrasi pemerintah dan pembangunan.

"Semoga amanah yang diberi ini tidak saudara sia-siakan jadi benar-benarlah berkonstribusi, bekerja yang baik, gunakan anggaran dengan efektif jangan terlalu banyak perjalanan dinas dan rombak pola lama yang tidak sesuai serta buktikan kapasitas diri saudara bahwa saudara layak jadi pemimpin," pungkas gubernur

Pada kesempatan itu, gubernur menyampaikan sengaja memilih gedung pertemuan baru Jodjokodi Convention Centre (JCC) sebagai tempat pelantikan dan pengukuhan untuk memperkenalkan kalau Sulawesi Tengah memiliki gedung baru yang representatif.

lebih lanjut gubernur menyatakan, pemanfaatan gedung dapat digunakan oleh semua pihak yang pengelolaannya akan dipihak ketigakan, dengan harapan dapat lebih profesional dan berdaya guna untuk membangun pelayanan yang terbaik kepada seluruh masyarakat.

"Pengelolaan gedung yang representatif ini akan diberikan kepada pihak ketiga, semua OPD bisa menggunakan, akan tetapi tidak ada yang gratis," sebut gubernur

Menurut gubernur, gedung tersebut sangat cocok untuk kegiatan yang berskala besar karena pada lantai satu dapat menampung 1000 orang pengunjung, sementara lantai dua bisa menampung 500 orang pengunjung.

lebih lanjut gubernur menjelaskan asal muasal penggunaan nama Jodjokodi merupakan kakek buyut dan Raja di Kota Palu.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Em H. Aminuddin Ponulele, M.Si, Sekertaris Daerah Provinsì Drs. H. Hidayat Lamakarate, M.Si, unsur Forkopimda dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah se-Sulawesi Tengah

(Biro Humas dan Protokol )